• Senin, 23 Mei 2022

Masyarakat Sangat Terbantu dengan Layanan Kesehatan Telemedisin Selama Pandemi

- Kamis, 30 Desember 2021 | 09:00 WIB
Ilustrasi telemedisin (Pixabay)
Ilustrasi telemedisin (Pixabay)

JAKARTA, harianmerapi.com - Kehadiran telemedisin memiliki peran untuk turut membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 selama dua tahun lamanya, menurut layanan kesehatan digital Halodoc.

"Selama dua tahun ini, hal yang bisa dilakukan adalah melakukan yang terbaik sesuai dengan kapasitas masing-masing untuk menolong sesama," kata CEO & Co-Founder Halodoc Jonathan Sudharta dalam keterangannya, Rabu (29/12/2021).

Secara keseluruhan, terdapat 12 persen pasien positif Covid-19 di Indonesia yang terbantu dan memanfaatkan layanan kesehatan digital dari Halodoc.

Baca Juga: Mengenal Spinal Cord Injury atau Cedera Saraf Tulang Belakang yang Dialami Laura Anna

"Sebagai telehealth dengan misi menyederhanakan akses layanan kesehatan, Halodoc senantiasa berupaya untuk selalu berada di garis depan dan mengulurkan tangan agar dapat membantu sebanyak-banyaknya masyarakat yang membutuhkan, termasuk berpartisipasi pada program telemedisin gratis untuk pasien isoman serta program Vaksinasi Covid-19 yang berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan stakeholder lainnya," imbuhnya.

Berdasarkan data internal dari perusahaan, aplikasi Halodoc juga banyak dimanfaatkan serta membantu masyarakat yang berasal dari daerah di luar Pulau Jawa, diantaranya Maluku, Kepulauan Riau, Kalimantan, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Percepatan adopsi teknologi dan peningkatan literasi kesehatan juga terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengakses Artikel Kesehatan di Halodoc di mana pembacanya bertumbuh hingga 250 persen di tahun 2021 jika dibanding sebelum masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Manfaat Wudhu Lima Kali Sehari Menurut dr Richard Lee, Bisa Hidrasi Wajah dan Kulit Lebih Sehat

Halodoc mengatakan pihaknya berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas artikel kesehatan yang terverifikasi dokter agar dapat turut membantu memberantas hoax terkait kesehatan yang peredarannya selama pandemi meningkat cukup tajam.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X