• Kamis, 9 Desember 2021

Tak Perlu Repot Ngeprint, Hasil Tes Drive Thru Covid-19 Halodoc Kini Sudah Terhubung NAR Kemenkes

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:50 WIB
Drive thru tes Covid-19 Halodoc. (Foto: Halodoc)
Drive thru tes Covid-19 Halodoc. (Foto: Halodoc)

JAKARTA, harianmerapi.com – Sebagai aplikasi layanan kesehatan, Halodoc hadir dengan memberikan kemudahan dan memastikan seluruh lokasi drive thru tes Covid-19 yang kini merambah 120 lokasi di 34 kota dan sudah terafiliasi dengan NAR. Tak perlu lagi repot-repot bawa dokumen fisik.

New All Record atau NAR merupakan big data Kementerian Kesehatan yang langsung terhubung dengan aplikasi pedulilindungi. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01/07/Menkes/4642/2021 tentang penyelenggaraan laboratorium pemeriksaan Covid-19, di mana pemerintah memberikan validasi hasil tes PCR dari 742 laboratorium untuk syarat perjalanan, drive thru Halodoc salah satunya.

Alfonsius Timboel, Chief Product Officer Halodoc mengutarakan, masyarakat yang akan melakukan perjalanan kini tidak perlu mencetak hasil dan khawatir dengan keabsahan hasil tesnya karena hasil tes Covid-19 di seluruh fasilitas drive thru dari halodoc sudah langsung terhubung dengan NAR sehingga akan terbaca di aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: GoPay Promo Festival Hadir di Yogya, Belanja di Apotek dan Minimarket Ini Dapat Cashback Hingga Rp 25 Ribu

“Dengan demikian, masyarakat dapat menggunakan hasil tes ini sebagai salah satu prasyarat penerbangan atau perjalanan. Untuk dapat menikmati integrasi ini, kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa memperbarui aplikasi Halodoc,” kata Alfonsius Timboel.

Sejak diberlakukannya PPKM Darurat, pemerintah juga kian memperketat syarat mobilisasi masyarakat guna menekan laju transmisi penularan virus Covid-19. Per 12 Juli 2021, penerbangan antar bandara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa, dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Bali mengharuskan penumpang untuk membawa kartu vaksin dan hasil tes PCR (maksimal 2x24 jam sebelum jadwal terbang).

Dokumen-dokumen tersebut tidak perlu dibawa dalam wujud fisik, Kemenkes telah membuka akses bagi operator transportasi udara untuk melakukan pengecekan kesehatan penumpang secara otomatis dengan menunjukkan kode QR di aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan nomor NIK di counter check-in, sehingga penumpang tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hardcopy.

Baca Juga: Heboh Warga Gagal Vaksin Gara-gara NIK Dipakai WNA, Kominfo Langsung Menelusuri

Namun demikian, penumpang perlu memastikan bahwa fasilitas kesehatan tempatnya melakukan tes PCR telah terafiliasi dengan big data Kemenkes yang diberi nama New All Record atau NAR.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X