HARIAN MERAPI - Hati ibarat pemimpin yang ditaati oleh tubuh sedangkan bagian tubuh lainnya seperti tangan kaki dan panca indera ibarat rakyat.
Jika manusia memiliki hati yang baik maka gerakan semua anggota tubuh akan baik mengikuti kata hati.
Rasullullah Muhammad SAW bersabda yang artinya, "Sesungguhnya di dalam tubuh anak Adam terdapat segumpal daging. Apabila ia baik, baiklah seluruh seluruh tubuh, ia adalah hati"
Baca Juga: THR dan Gaji ke-13 PNS Cair 50 Persen, Menkeu Sri Mulyani Ungkap Alasannya
Dalam hadist ini ditekankan bahwa hati bagaikan pemimpin dalam diri kita sebagai mahluk.
Dari penjelasan yang dilansir dari ringkasan kitab Ihya' Ulumuddin karya Imam Al Ghazali, bahwa hati memiliki 'pasukan' atau tentara.
Ada dua tentara, yakni tentara yang terlihat oleh mata, seperti kaki, tangan, mata dan anggota tubuh lainnya.
Sedangkan tentara hati yang kedua adalah yang terlihat oleh mata hati saja.
Baca Juga: Berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan, Hotel Royal Darmo Malioboro bagikan 300 paket takjil gratis
Menurut Imam Al Gazhali, hati menjadi pemimpin yang harus ditaati oleh seluruh anggota tubuh.
"Jika hati tidak ditaati maka muncul dan ada penguasaan oleh syahwat (nafsu)sehingga hati menjadi bawahan bukan pemimpin, " tulis kitab ringkasan Ihya' Ulumuddin dikutip harianmerapi.com.
Ketika manusia dikuasai syahwat dan nafsunya maka yang terjadi adalah keserakahan pada diri manusia itu.
Untuk itu hati memerlukan pembersihan agar tidak dikuasai oleh nafsu keserakahan dan kejahatan lainnya dalam waktu tertentu.
Baca Juga: Kisah Seorang Pemimpin Memanggul Dagangan Dijual ke Pasar untuk Biaya Hidup