HARIAN MERAPI - Setidaknya ada dua belas keutamaan membaca Al-Quran, di antaranya adalah dicintai Allah dan Rasul-Nya.
Hadits Nabi Mumammad SAW yang membahas keutamaan membaca Al-Qur'an: “Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur'an dan ia mahir membacanya, maka ia bersama para malaikat yang mulia dan berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dan merasa kesulitan dalam membacanya, maka baginya dua pahala.“
Berikut ini ada dua belas ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW tentang
keutamaan membaca Al-Qur’an; yakni:
Baca Juga: Debut Pasangan Yere-Rahmat Kalahkan Pasangan Tuan Rumah pada Thailand Masters 2024
Pertama, ahli Al-Qur’an dicintai Allah dan Rasul-Nya. Hadits Nabi Muhammad SAW: “Siapa saja senang dicintai Allah dan Rasul-Nya, maka hendaklah dia membaca di mushaf (Al-Qur’an).” (HR. Ibnu Syahin).
Kedua, mulia karena Al-Qur’an. Hadits Nabi Muhammad SAW: “Allah mengangkat denhgan Kitab (Al-Qur’an) ini beberapa kaum dan merendahkan dengannya pula beberapa kaum lain.” (HR. Muslim).
Ketiga, jihad Al-Qur’an lebih butama dari jihad pedang. Firman Allah SWT: “Janganlah engkau taati orang-orang kafir dan berjihadlah menghadapi mereka dengannya (Al-Qur'an) dengan (semangat) jihad yang besar.” (QS. Al-Furqan; 25:52).
Keempat, syafaat Al-Qur’an bagi ahli Al-Qur’an. Hadits Nabi Muhammad SAW: “Puasa dan Al-Qur’an memberi syafaat kepada hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, ‘Wahai Rab-ku, sesungguhnya aku telah menahannya makan dan syahwat di siang hari, maka berilah aku syafaat untuknya, dan Al-Qur’an berkata, ‘aku telah menahannya tidur di malam hari, maka berilah aku syafaat umtuknya.’ Lalu keduanya diizinkan memberi syafaat.” (HR. Ahmad).
Kelima, ahli Al-Qur’an kebanggaan Allah SWT. Hadits Nabi Mumammad SAW: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca Kitabullah dan saling mempelajari di antara mereka, melainkan turun kepada mereka ketenangan, dinaungi rahmat, diliputi para Malaikat, dan dibanggakan Allah di kalangan makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim).
Keenam, perbedaan jauh ahli Al-Qur’an dengan selainnya. Hadits Nabi Muhammad SAW: “Perumpamaan orang beriman yang membaca Al-Qur’an seperti buah uthrujah (sejenis lemon) yang aromanya wangi dan rasanya enak, dan perumpamaan orang beriman tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma yang tidak beraroma dan rasanya manis. Perumpaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an seperti raihanah yang aromanya wangi tetapi rasanya pahit, dan pertumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an seperti hanzholah yang tidak beraroma dan rasanya pahit.” (Muttafaqun ‘Alaih).
Ketujuh, anjuran iri kepada ahli Al-Qur’an. Hadits Nabi Mumammad SAW: “Tidak boleh iri kecuali kepada dua orang, yaitu seseorang yang Allah beri Al-Qur’an kemudian dia shalat dengannya di malam dan siang hari, dan seseorang yang diberi Allah harta kemudian dia sedekahkan di malam dan siang hari.” (Muttafaqun ‘Alaih).
Kedelapan, sebagai syafaat pada Hari Kiamat kelak. Rasulullah Mumammad SAW bersabda: “Bacalah olehmu sekalian Al-Qur'an karena sesungguhnya Al-Qur'an itu akan menjadi syafaat/penolong bagi para pembacanya di hari kiamat.“ (HR Muslim).
Baca Juga: DLH Sukoharjo targetkan satu desa satu proklim segera terwujud
Kesembilan, mendapatkan kebaikan berlipat ganda. Hadits Nabi Muhammad SAW:
“Siapa saja yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Alquran) maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf.“ (HR. At-Tirmidzi).