Waspadai tipuan jual beli online, harga sangat murah, patut curiga

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Selasa, 14 November 2023 | 11:00 WIB
 Ilustrasi pembayaran belanja online.  (Antara/Reuters)
Ilustrasi pembayaran belanja online. (Antara/Reuters)

DI era serba digital, transaksi jual beli bisa dilakukan secara online tanpa harus bertemu langsung antara penjual dan pembeli. Agaknya, kemajuan teknologi ini dimanfaatkan pula oleh orang yang hendak berbuat jahat, menipu misalnya.

Seperti belakangan ini marak, penipu yang mengaku sales produk elektronik menawarkan AC dengan harga miring lewat medsos, antara lain WA.

Warga umumnya tertarik pada barang yang ditawarkan lantaran harganya jauh di bawah harga pasar. Sehingga, banyak yang tertarik dan langsung transaksi via online.

Baca Juga: Bos LPS Ajak Penonton Jazz Goes To Campus 2023 Nabung di Bank

Baru-baru ini, salah seorang korban Fitri Luwiyan, warga Timbulharjo Sewon Bantul, sangat tertarik dengan AC yang ditawarkan RN (33), warga Sidoarum Godean Bantul, dengan harga Rp 3.100.000.

Tanpa pikir panjang, Fitri langsung menransfer seharga itu ke rekening yang ditunjuk RN. Janjinya, setelah dua hari transfer, barang langsung dikirim. Namun ditunggu hingga waktunya tiba, barang tak pernah dikirim. Sementara RN sudah tak bisa lagi dihubungi.

Sadar telah menjadi korban penipuan, Fitri pun lapor polisi. Hebatnya, polisi yang menerima laporan tersebut bisa mendeteksi keberadaan RN yang mengaku sebagai karyawan toko elektronik terkenal di kawasan Jalan Magelang. Tanpa kesulitan berarti polisi berhasil membekuk RN beserta barang bukti.

Baca Juga: Konser di Jepang dan Taiwan, Shaggydog Bakal Tour Asia Timur untuk Pertama Kalinya

Kasus tersebut masih dikembangkan, karena diduga bukan hanya Fitri yang menjadi korban RN. Korban percaya lantaran RN mengaku sebagai karyawan toko elektronik terkenal. Padahal yang bersangkutan telah dipecat sebagai karyawan. Barangkali karena itulah RN melakukan kejahatan dengan memperdaya mereka yang hendak membeli AC.

Kalau dicermati, modus yang dilancarkan RN sebenarnya termasuk konvensional. Transaksi secara online ini hanya didasarkan atas dasar kepercayaan. Korban sudah sangat percaya kepada RN karena mengiranya karyawan toko elektronik, sehingga ia langsung menransfer seluruh harga. Inilah yang harus diwaspadai.

Ketika seseorang menawarkan barang entah itu AC atau lainnya dengan harga murah jauh di bawah harga pasaran, kita patut curiga, jangan-jangan ada yang tidak beres dengan barang tersebut.

Baca Juga: Kejaksaan RI Terima 669 Laporan Mafia Tanah

Atau, jangan-jangan barangnya tidak ada melainkan hanya tipuan belaka seperti kasus di atas. Karenanya, sebelum transaksi direalisasikan, harus dipastikan terlebih dulu keberadaan barangnya dan kepastian penjualnya. Kalau hanya mengaku-aku, tentu semua orang bisa.

Barangkali inilah kelemahan penjualan secara online tanpa ada jaminan. Sehingga ketika ada masalah tak bisa berbuat apa-apa. (Hudono)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sepuluh cara menjaga persaudaraan sejati

Sabtu, 18 April 2026 | 17:00 WIB

Menjaga kebersihan hati

Jumat, 17 April 2026 | 17:00 WIB

Tujuh Indikator Kebahagiaan Hidup

Jumat, 17 April 2026 | 06:02 WIB

Delapan golongan manusia yang dicintai Allah SWT

Rabu, 15 April 2026 | 17:00 WIB

Zaman Edan, dan Ruh yang Mencari Jalan Pulang

Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB

Relaksasi dan Kompetensi WPOP di Era Coretax

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Hikmah haji dan umrah

Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Al-Quran tentang keutamaan bekerja keras

Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Guyub-Rukun demi Kedamaian

Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

Hikmah Umrah dan Haji

Senin, 13 April 2026 | 07:00 WIB
X