• Minggu, 27 November 2022

Anggota DPD RI Hilmy Muhammad dukung Qatar tegakkan kedaulatan hukum negara saat Piala Dunia 2022

- Kamis, 24 November 2022 | 21:33 WIB
Gus Hilmy saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta beberapa waktu lalu.  (Erna Sari)
Gus Hilmy saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta beberapa waktu lalu. (Erna Sari)

HARIAN MERAPI - Sejak awal kick off Piala Dunia 2022 menuai beberapa kontroversi, di antaranya adalah larangan kampanye tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar telah melarang penggunaan simbol LGBT, termasuk ban kapten bercorak pelangi One Love.

Larangan penggunaan simbol LGBT di Piala Dunia 2022 pun mendapatkan kecaman dari berbagai negara, utamanya dari negara-negara di belahan Benua Eropa.

Baca Juga: Memaksa minta uang keamanan dan menganiaya, dua pelaku ditangkap polisi

Mereka menganggap tuan rumah Piala Dunia 2022 tidak siap sebagai penyelenggara sepakbola global dan menuduh tidak punya rasa toleransi.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPD RI Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. mendukung sikap Qatar yang tetap menjaga kedaulatan hukum di negaranya.

Pria yang akrab disapa Gus Hilmy ini menilai bahwa setiap orang yang datang ke suatu negara sudah semestinya menghormati hukum di negara tersebut.

Terlebih peserta Piala Dunia 2022 adalah delegasi resmi dari setiap negara yang hadir.

Baca Juga: Dampak MGM ditutup, sektor pariwisata Sleman berpotensi kehilangan Rp 550 juta

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X