• Rabu, 7 Desember 2022

Misi terakhir Messi genggam trofi Piala Dunia

- Selasa, 22 November 2022 | 08:00 WIB
Pemain Argentina Lionel Messi melalukan selebrasi setelah mencetak gol saat menghadapi Bolivia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar di Monumental Stadium, Buenos Aires pada 9 September 2021. ( ANTARA/AFP/JUAN IGNACIO RONCORONI)
Pemain Argentina Lionel Messi melalukan selebrasi setelah mencetak gol saat menghadapi Bolivia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar di Monumental Stadium, Buenos Aires pada 9 September 2021. ( ANTARA/AFP/JUAN IGNACIO RONCORONI)

HARIAN MERAPI - Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi menegaskan kembali bahwa dia bertekad untuk memanfaatkan peluang dalam kesempatan kelima atau kemungkinan terakhirnya untuk menggenggam trofi Piala Dunia.

Pada usia 35 tahun, Messi yang kini bermain di klub Prancis PSG ini semakin dekat untuk mengakhiri kariernya yang sarat trofi.

Dan setelah bermain di empat turnamen Piala Dunia, termasuk saat mengalami sakit hati karena kalah di final Piala Dunia Brasil 2014 dari Jerman, Messi bersikeras bahwa dia ingin memanfaatkan apa yang bisa menjadi pekikan kegembiraan terakhirnya di panggung dunia di Qatar 2022.

Baca Juga: Ronaldo dan Messi jadi bintang iklan koper Louis Vuitton edisi spesial Piala Dunia 2022

"Ini mungkin Piala Dunia terakhir saya, kesempatan terakhir saya untuk meraih impian besar yang kita semua miliki," kata Messi kepada wartawan di Doha Senin, seperti dikutip Antara dari AFP.

“Saya tidak tahu apakah ini momen paling bahagia saya, tapi saya merasa luar biasa. Saya lebih tua, lebih dewasa, saya ingin memanfaatkan segalanya, menjalaninya dengan intensitas maksimal dan menikmati setiap momen yang saya miliki."

"Hari ini saya lebih menikmati semuanya. Sebelumnya saya tidak memikirkan hal itu. Usia membuat Anda melihat sesuatu secara berbeda dan membuat detail kecil menjadi lebih penting: hal-hal yang sebelumnya tidak Anda anggap penting."

Baca Juga: Hasil Grup B Piala Dunia 2022, penalti Bale selamatkan Wales dari Amerika Serikat

Pemenang tujuh kali Ballon d'Or itu secara luas dianggap sebagai salah satu dari dua pemain terhebat di generasinya - jika tidak sepanjang masa - bersama Cristiano Ronaldo dari Portugal.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X