• Kamis, 20 Januari 2022

Film 'Preman' Lingkaran Setan dari Perundungan yang Banyak Terjadi di Masyarakat

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 15:00 WIB
Sutradara dan penulis naskah film  (ANTARA/Suci Nurhaliza)
Sutradara dan penulis naskah film (ANTARA/Suci Nurhaliza)

JAKARTA, harianmerapi.com - Sutradara dan penulis naskah Randolph Zaini saat ditemui di Jakarta, Jumat (3/21) malam, mengatakan bahwa film "Preman" sangat identik dengan Indonesia dan menampilkan lingkaran setan dari perundungan atau bullying yang banyak terjadi di masyarakat.

"Preman itu asalnya waktu zaman penjajahan belanda, VOC mengangkat beberapa orang kuat sebagai preman untuk memandorkan budak-budak yang lain. Kita bisa bertanya ke diri sendiri, siapa yang lebih parah diperbudak? Orang yang diperbudak lalu menderita, atau orang yang diperbudak untuk menindas sesamanya secara tidak sadar?" kata Randolph.

"Itulah lingkaran setan dari bullying. Premanisme atau bullying itu bisa terjadi di rumah tangga, kantor, bisnis, politik, semuanya," lanjutnya.

Baca Juga: Rugikan Negara Rp18 miliar, Sindikat Pemalsu Kartu Prakerja itu Akhirnya Dibekuk Polisi

Mengenai karakter utama bernama Sandi yang merupakan seorang disabilitas tuli, Randolph mengatakan bahwa dia berusaha merepresentasikan orang-orang yang selalu dimarjinalkan di masyarakat.

"Sebagai kaum tuli, seringkali hidup mereka termarjinalisasi. Di dalam film ini, banyak representasi dari kawan-kawan yang dimarjinalkan," ujarnya.

Selain itu, tambah Randolph, karakter yang merupakan seorang tuli juga dipilih agar tokoh Sandi didefinisikan dengan perbuatan yang dia lakukan, bukan kata-katanya.

Baca Juga: Ganda Putri Greysia-Apriyani Gagal ke Partai Puncak BWF World Tour Finals 2021

Sebagai informasi, tokoh Sandi diceritakan bergabung dengan geng preman bernama Perkasa karena sebuah alasan. Namun, dia kerap kali tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh komplotannya sehingga dia selalu terisolasi.

Meski banyak menampilkan adegan perkelahian, Randolph mengatakan dia tak mau film "Preman" menjadi film aksi yang menampilkan seni bela diri.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X