• Sabtu, 13 Agustus 2022

Rugikan Negara Rp18 miliar, Sindikat Pemalsu Kartu Prakerja itu Akhirnya Dibekuk Polisi

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:10 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat Kombes Pol Arief Rachman.  (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat Kombes Pol Arief Rachman. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

 

BANDUNG, harianmerapi.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat membekuk sindikat pemalsu Kartu Prakerja yang merugikan negara hingga Rp18 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat Kombes Pol Arief Rachman mengatakan empat pelaku pemalsu Kartu Prakerja itu ditangkap di salah satu hotel yang ada di Bandung. Keempat pelaku itu, kata dia, berinisial AP, AE, RW, dan WG.

"Mereka ini membuat Kartu Prakerja fiktif dengan mendapat keuntungan total Rp18 miliar," kata Arief di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/12/2021).

Menurutnya pengungkapan itu bermula dari adanya informasi kebocoran data kependudukan yang disalahgunakan dengan cara diperjualbelikan secara ilegal. Kemudian penyidik Ditreskrimsus menurutnya melakukan penyelidikan dengan patroli siber.

Baca Juga: Ganda Putri Greysia-Apriyani Gagal ke Partai Puncak BWF World Tour Finals 2021

Selain itu, penyidik juga menemukan petunjuk bahwa aksi tersebut merupakan perbuatan dari sindikat dan bukan perorangan. Penyidik kemudian menemukan petunjuk dari Kartu Prakerja data hasil retasan tersebut. Para pelaku diduga menjebol data kependudukan yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berbagai daerah.

Menurutnya aksi pemalsuan Kartu Prakerja itu sudah dilakukan sejak tahun 2019.

"Mereka diduga melakukan akses ilegal terhadap database (basis data) kependudukan yang digunakan untuk membuat Kartu Prakerja fiktif yang merupakan program pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," kata dia.

Baca Juga: Laura Anna Tuntut Keadilan, Akun Instagram Gaga Muhammad Diserbu Komentar Negatif

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BMKG : Waspadai angin kencang di Labuan Bajo

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:10 WIB
X