• Selasa, 26 Oktober 2021

Pemuda di Kulon Progo Ini Dijemput, Dicekoki Oplosan Kemudian Dikeroyok di Tepi Kali Progo

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:03 WIB
Petugas Polsek Galur saat memproses laporan aksi penganiayaan. (FOTO: HUMAS POLRES KULONPROGO)
Petugas Polsek Galur saat memproses laporan aksi penganiayaan. (FOTO: HUMAS POLRES KULONPROGO)

KULON PROGO (MERAPI)- Seorang pemuda warga Trimurti, Srandakan, Bantul, Yuni Ardi Triawanto (27), menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan AD alias Pedet (24), warga Banaran Galur, bersama teman-temannya.

Ia dijemput pelaku, dicekoki minuman keras oplosan kemudian dianiaya hingga babak belur.

Belum diketahui motif penganiayan ini, namun diduga karena salah paham.
Menurut keterangan, peristiwa ini bermula saat Yuni dijemput Pedet di kediamannya, Senin (11/10/2021) sekira pukul 19.00 WIB.

Ia kemudian dibawa ke rumah pelaku di pinggir Sungai Progo, Padukuhan IX Banaran, Galur.

Baca Juga: Aniaya Pedagang Pasar Girian Bitung Sulut, 2 Pemabuk Diringkus

"Sesampainya di rumah pelaku, korban diajak minum miras oplosan di pinggir Sungai Progo bersama lima orang teman pelaku. Pada saat itulah, pelaku memanggil korban kemudian dianiaya," kata Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry, Kamis (14/10/2021).

Penganiayaan terhadap Yuni dilakukan Pedet bersama dua temannya. Mereka mengeroyok Yuni dengan cara memukul pada bagian pelipis kanan sebanyak empat kali hingga korban terjatuh.

"Setelah jatuh, korban diinjak-injak punggungnya hingga mengalami lebam di pelipis kanan dan lebam di punggung kanan," imbuh Jeffry. Usai menganiaya korban, para pelaku kemudian pulang ke rumah. Sementara korban menderita luka di sekujur tubuhnya.

Baca Juga: Minta Uang Rp50.000 Tidak Diberi, Seorang Anak di Solo Tega Aniaya Ibu Kandungnya

Merasa tidak terima dengan perbuatan Pedet, Yuni melaporkan peristiwa ini ke Polsek Galur. Menurut Jeffry, kasus ini hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X