• Minggu, 3 Juli 2022

Viral Dugaan Oknum Imigrasi Aniaya Warga Nigeria, Pengamat Minta Pejabat Terkait Dicopot

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 22:34 WIB
Petugas imigrasi berdamai dengan Diplomat Nigeria di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Penyelesaian masalah secara kekeluargaan disaksikan langsung oleh Pimpinan kantor Imigras Jakarta Selatan, Duta Besar Nigeria Ari Usman Ogah dan pihak kepolisian Polda Metro Jaya.  (Foto: ANTARA/HO-Humas Imigrasi Jakarta Selatan )
Petugas imigrasi berdamai dengan Diplomat Nigeria di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Penyelesaian masalah secara kekeluargaan disaksikan langsung oleh Pimpinan kantor Imigras Jakarta Selatan, Duta Besar Nigeria Ari Usman Ogah dan pihak kepolisian Polda Metro Jaya. (Foto: ANTARA/HO-Humas Imigrasi Jakarta Selatan )

JAKARTA,harianmerapi.com- Meski kedua pihak telah berdamai terkait dugaan kekerasan kepada Diplomat Nigeria oleh oknum pegawai Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, namun tetap saja ada yang mendesak prosesnya berlanjut. Bahkan pejabat terkait didesak untuk dicopot dari jabatannya.

Salah satu yang menuntut adanya tindakan tegas adalah Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. Dia mengatakan bahwa tindakan kasar yang diduga dilakukan petugas Imigrasi terhadap seorang Warga Negara Asing asal Nigeria harus diikuti dengan pencopotan pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta dan Dirjen Imigrasi karena telah gagal menjaga nama baik Indonesia akibat ulah anak buahnya.

“Jadi begini Dirjen Imigrasi harus meminta maaf, barang kali memang dia gagal melatih mental akhlak anak buahnya. Harus segera ditindak lanjuti, diperiksa karena sudah ada bukti-bukti. Apalagi ini sudah ada audio visualnya. Bagi saya harus segera dicopot lah,” kata Jerry di Jakarta, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Kemenkumham Bantah Tuduhan Oknumnya Pukul Diplomat Nigeria


​​Menurut dia, tindakan kasar yang diduga dilakukan petugas Imigrasi terhadap seorang Warga Negara Asing asal Nigeria telah merusak citra Indonesia di kancah Internasional,
“Perlakuan semena-mena itu tidak pantas, karena sebetulnya imigrasi ini menerapkan pola human right. Jadi tentang hak asasi itu dijaga dan dijamin. Ini perbuatan tercela dan mencemarkan nama baik Indonesia," kata Jerry.

Lebih lanjut Jery menuturkan, perbuatan tercela itu akan menyulut hubungan antara Indonesia dengan Nigeria. Karena itu sepatutnya pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri harus segera meluruskan persoalan tersebut agar hubungan Indonesia dengan Nigeria membaik.

Nigeria adalah salah satu kekuatan penting di Afrika selain Mesir. Segera melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan permohonan maaf langsung konfrensi pers, langsung kontak perwakilan Nigeria di Jakarta,” tuturnya.

Sebelumnya sebuah video tengah viral di media sosial yang menunjukkan penganiayaan WNA Nigeria diduga dilakukan petugas Imigrasi Jakarta Selatan.
Dalam rekaman video yang diunggah akun Facebook United States of Africa terlihat petugas mendorong kepala WNA berkulit hitam itu ke jok mobil.

Baca Juga: Kemenkumham Diminta Jelaskan Masuknya 34 TKA ke Indonesia

Menanggapi peristiwa itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI DKI Jakarta Ibnu Chuldun mengatakan bahwa WNA asal Nigeria tersebut telah bertindak arogan dan lebih dulu melakukan pemukulan terhadap petugas Imigrasi.
“Justru WNA asal Nigeria itu yang melakukan pemukulan terhadap petugas kami saat dalam perjalanan ke kantor imigrasi. Yang bersangkutan dibawa ke kantor karena bersikap tidak kooperatif dengan menghardik petugas yang melakukan pemeriksaan dokumen dan malah menantang untuk ditahan,” ujar Ibnu.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Tips Memilih Hewan dan Mengolah Daging Kurban

Jumat, 1 Juli 2022 | 22:20 WIB
X