• Rabu, 26 Januari 2022

6 Driver Ojek Online Tertipu Order Fiktif di Sleman, Makanan Disedekahkan ke Panti Asuhan

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 15:22 WIB
 Di dekat makam di Mejing Kidul ini para driver ojek online kebingungan mencari alamat yang order makanan. (Foto: dokumentasi warga Mejing Kidul)
Di dekat makam di Mejing Kidul ini para driver ojek online kebingungan mencari alamat yang order makanan. (Foto: dokumentasi warga Mejing Kidul)

SLEMAN,harianmerapi.com- Sebanyak 6 driver ojek online berjaket oranye tertipu orderan fiktif di wilayah Mejing Kidul, Ambaretawang, Gamping, Sleman, Jumat (1/10/2021) dinihari. Mereka pun terpaksa membawa kembali makanan dan minuman yang sudah dibeli karena pemesan orderan itu tak ada.

Tokoh masyarakat di Mejing Kidul, Suparyono menjelaskan, para driver itu terpaksa menanggung rugi.

Namun, dari keterangan para adriver itu, makanan akan diberikan kepada panti asuhan. Kemudian tanda penyerahan difoto dan dikirim kepada pihak aplikator. Nantinya uang pembelian order akan diganti oleh pihak alplikator.

Baca Juga: 6 Driver Ojek Online Tertipu Order Fiktif di Sleman, Antar Makanan ke Alamat Dekat Makam Pukul 03.00 Pagi

"Saya bertanya kepada para driver itu, siapa yang menanggung kerugian akibat order fiktif ini. Katanya nanti dikasih ke panti asuhan kemudian akan diganti pihak aplikator," ujar Suparyono.

Dia menjelaskan, Nova tertulis dalam pemesan orderan yang ditujukan ke alamat Jalan Durian nomor 33 Mejing Kidul.

Keenam driver ojek online itu sudah berusaha menelepon nomer pemesan, namun tidak aktif. "Mereka mencari alamat Jalan Durian nomor 33. Rumah itu milik Pak Jito. Namun di rumah tak ada yang bernama Nova. Juga tak ada yang order makanan lewat aplikasi online, apalagi pukul 03.00 pagi," tambahnya.

Baca Juga: Misteriusnya Sosok Nova: Pesan 6 Order Fiktif Lewat Ojol Pukul 03.00 Pagi, Alamatnya Dekat Makam

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 6 driver ojek online berjaket oranye tertipu orderan fiktif di wilayah Mejing Kidul, Ambaretawang, Gamping, Sleman, Jumat (1/10/2021) dinihari.

Mereka mengantarkan pesanan makanan dan minuman ke alamat yang tak ada penerimanya. Yang bikin merinding, alamat rumah itu menempel dengan kompleks makam. Dari pukul 03.00 sampai pukul 08.00, tercatat ada 6 driver yang tertipu orderan fiktif tersebut.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X