Serem, rekontruksi kasus mutilasi, tersangka Suyono peragakan potong tubuh korban

photo author
Wahyu Imam Ibadi, Harian Merapi
- Kamis, 22 Juni 2023 | 12:30 WIB
Suyono tersangka pembunuhan dan mutilasi saat rekontruksi.  (Foto: Wahyu Imam Ibadi)
Suyono tersangka pembunuhan dan mutilasi saat rekontruksi. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

Tersangka juga menyempatkan diri mampir ke rumah tetangga yang berjualan sate kambing dengan meminjam pisau daging. Tersangka kemudian pulang dan langsung memotong tubuh korban menjadi enam bagian dan dimasukan ke dalam kantong plastik yang sudah disiapkan.

"Saya buang potongan tubuh korban ke sungai yang masih satu aliran," lanjutnya.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Teguh Prasetyo mengatakan, Tempat kejadian perkara (TKP) di pinggir selatan tepi Sungai Jenes Pringgolayan di Dukuh Waringinrejo, Desa Cemani, Kecamatan Grogol pada 21 Mei 2023 sekitar pukul 09.30 WIB. Korban Rohmadi (51) warga Keprabon, Banjarsari, Kota Solo. Sedangkan tersangka Suyono (50) warga Laweyan, Kota Solo.

Baca Juga: Populasi Sapi dan Kambing Minim, Kabupaten Kulon Progo Kekurangan Hewan Kurban

Kronologis kejadian Rabu (17/5) sekitar pukul 22.30 WIB pelaku yang merupakan rekan kerja korban di toko mebel muncul niat untuk menghabisi nyawa korban karena merasa dendam sejak lama dan timbul niat menguasai barang milik korban. Pelaku mempersiapkan pipa besi berbentuk bulat dengan panjang 70 sentimeter dengan diameter 5 sentimeter yang berada di dalam kamar dan disimpan oleh pelaku untuk menghabisi korban.

Pada Kamis (18/5) sekitar pukul 07.30 WIB pelaku meminjam sepeda motor Honda Beat milik korban untuk mengambil plastik besar yang biasa digunakan untuk tempat pakaian laundry. Plastik tersebut digunakan sebagai sarana membungkus mayat korban.

Pelaku menjalankan aksinya membunuh korban pada Jumat (19/5) pukul 01.00 WIB dengan cara memukul kepala korban menggunakan pipa besi yang telah disiapkan sebanyak tiga kali. Setelah korban dipastikan tidak bernyawa, kemudian pelaku memutilasi tubuh korban menjadi enam bagian menggunakan pisau sepanjang 30 sentimeter untuk memudahkan membuang mayat korban. Pakaian dan potongan tubuh korban kemudian dimasukan ke dalam empat kantong plastik yang sudah disiapkan untuk selanjutnya dibuang ditempat terpisah.

Baca Juga: Teknologi Sabo Dam dan Selokan Mataram di DIY Curi Perhatian Kaisar Jepang Naruhito

Pelaku kemudian membuang plastik berisi pakaian dan potongan ke beberapa tempat yaitu di Jembatan Ngasinan Kwarasan Grogol membuang plastik yang berisi pakaian korban dari atas jembatan, Jembatan Nglebak Kusumodilagan Pasar Kliwon Kota Solo membuang plastik yang berisi kepala korban dari atas jembatan.

Sungai Pringgolayan Cemani Grogol membuang plastik yang berisi potongan pangkal lutut kanan, pangkal lutut kaki kiri serta potongan tubuh pinggang korban. Jembatan Ngruki Cemani Grogol membuang plastik yang berisi potongan pangkal bahu kanan sampai tangan kanan, potongan pangkal bahu kiri sampai tangan kiri, potongan pinggang keatas sampai dengan pangkal leher serta bantal yang terdapat bercak darah korban dari atas jembatan oleh pelaku. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X