• Kamis, 30 Juni 2022

Pemilihan Dosen UMY untuk Terlibat dalam Penelitian Tak Sembarangan, Harus Punya Keahlian di Bidangnya

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 07:45 WIB
Foto bersama sebagian pengurus LRI UMY dan tim peninjau dari Ditjen Dikti Kemendikbudristek RI.  (Foto : Dok BHP UMY   )
Foto bersama sebagian pengurus LRI UMY dan tim peninjau dari Ditjen Dikti Kemendikbudristek RI. (Foto : Dok BHP UMY )



BANTUL, harianmerapi.com – Lembaga Riset dan Inovasi (LRI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) cukup selektif dalam memilih dosen asal kampus setempat untuk terlibat dalam suatu penelitian.

Dengan kata lain, LRI UMY tak sembarangan memberikan tanggung jawab penelitian kepada dosen, namun ada banyak aspek yang perlu diperhatikan termasuk harus memiliki keahlian di bidangnya.

Demikian diungkap Kepala LRI UMY, Prof Dr Dyah Mutiarin MSi ketika ada peninjauan dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan,Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Ditjen Dikti Kemendikbudristek RI) di UMY, Jumat (14/01/2022).

Baca Juga: Berita Cuaca Terbaru dan Terkini DKI Jakarta: Hujan Petir di Jakarta Barat dan Timur, Simak Waktunya

Peninjauan dari Ditjen Dikti Kemendikbudristek RI tersebut, yakni terkait pelaksanaan bantuan pendanaan program penelitian, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan pengabdian masyarakat berbasis hasil penelitian yang dilakukan oleh para dosen UMY.

“Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban UMY atas kepercayaan yang diberikan oleh Dikti Kemendikbudristek RI selaku pihak yang mensupport penelitian kami,” papar Prof Dyah.

Lebih lanjut, Guru Besar Ilmu Pemerintahan UMY ini menjelaskan, setidaknya ada empat kluster penelitian yang dilakukan, yaitu bidang pemerintahan, ekonomi, kesehatan dan pertanian.

Baca Juga: Alat Pemantauan Gunung Api Sumbing Hilang, Ini Alat yang Hilang

“Setelah kami diskusikan lebih lanjut, tersaring dalam dalam program ini ada tiga penelitian dan empat pengabdian masyarakat,” urai Prof Dyah.

Menurutnya, masih perlu ada beberapa penguatan terkait program MBKM yang ada di UMY, sehingga dalam pelaksanaannya dapat memberikan output atau luaran yang benar-benar maksimal.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X