• Senin, 27 Juni 2022

Raih Pendanaan Riset, UMY Diminta PT INKA Ciptakan Charger Baterai untuk Kereta Hybrid

- Senin, 10 Januari 2022 | 22:30 WIB
Dosen Teknik Elekto UMY saat menjelaskan seputar riset pembuatan charger baterai untuk kereta api hybrid. ( Foto: Dok BHP UMY)
Dosen Teknik Elekto UMY saat menjelaskan seputar riset pembuatan charger baterai untuk kereta api hybrid. ( Foto: Dok BHP UMY)

BANTUL, harianmerapi.com - Tim dosen Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil mendapatkan pendanaan Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Invistasi dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia.

Adapun tim dosen dari Teknik Elektro UMY tersebut terdiri dari Dr Ir Ramadoni Syahputra ST MT, Kunnu Purwanto ST MEng serta Muhamad Yusvin Mustar ST MEng.

Sedangkan mitra yang digandeng dalam risetnya tim UMY, yakni PT Industri Kereta Api (INKA) Persero, sehingga riset lebih fokus pada pembuatan produk kereta api.

“Jadi sebelum dinayatakan lolos mendapat pendanaan riset, beberapa perguruan tinggi yang mendapat undangan diberikan sosialisasi dari PT INKA,” papar Ketua Tim Peneliti, Ramadoni Syahputra yang akrab disapa Doni, baru-baru ini.

Baca Juga: Korsel dan Jepang Protes atas Larangan Ekspor Batubara, Luhut : Akan Kita Jawab Hari ini Atau Besok

Tak hanya itu, lanjut Doni, timnya juga dimintai pendapatnya terkait perkereta apian dengan tema besar kendaraan listrik, setelah itu tim menganalisa apa yang dibutuhkan PT INKA, kemudian diminta mengajukan proposal ke PT INKA.

Ditambahkan Doni, PT INKA berencana ingin mengembangkan kereta api hybrid, yaitu kereta yang beroperasi menggunakan tenaga gabungan diesel dan listrik.

Ia memandang, hal ini adalah inovasi yang bagus, karena saat ini kereta listrik hanya digunakan untuk perjalanan jarak pendek sedangkan untuk perjalanan jarak jauh menggunakan kereta bertenaga diesel.

“Solar sebagai bahan bakar kereta bertenaga diesel bisa habis, jika dipakai terus menerus dan hasil pembakaran solar juga bisa mencemari udara,” urainya.

Baca Juga: Pemerintah Belum Akan Terapkan PPKM Meski Ada Peningkatan Kasus, Begini Alasan Luhut Pandjaitan

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X