• Selasa, 19 Oktober 2021

Tujuh Belasan di Masa Pandemi, Sederhana Tapi Penuh Makna

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 10:19 WIB
Sejumlah warga salah satu perumahan di Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memasang hiasan bernuansa Merah Putih untuk menyambut HUT Ke-76 RI, belum lama ini.  ((ANTARA/Hari Atmoko))
Sejumlah warga salah satu perumahan di Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memasang hiasan bernuansa Merah Putih untuk menyambut HUT Ke-76 RI, belum lama ini. ((ANTARA/Hari Atmoko))

MAGELANG, harianmerapi.com - Pandemi Covid-19 ternyata tidak menyurutkan masyarakat untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia. Bendera Merah Putih sudah berkibar dimana-mana. Umbul-umbul juga menyemarakkan suasana lingkungan tempat tinggal warga.

Gapura pintu masuk kompleks perumahan atau kampung pun direhab dengan pengecatan ulang dan penulisan penanda HUT RI tahun ini. Depan setiap rumah warga dipasang bendera kebangsaan.

Jalan-jalan perumahan dan perkampungan dipasang instalasi bendera Merah Putih ukuran kecil-kecil, ditautkan tali dan dipasang melintang di atas jalan. Bahkan ada yang memasang juga lampu warna-warni di depan rumah-rumah warga. Mereka ingin menghadirkan semarak dan semringah peringatan Hari Kemerdekaan.

Jagad maya juga berhias unggahan ungkapan warganet menyambut HUT RI, termasuk aneka rupa kreativitas berupa "twibbon" ditawarkan kepada publik.

Itulah kiranya sebagian aktivitas bersama masyarakat menjelang "tujuh belasan". Mereka bersatu-padu, meluangkan waktu khusus bergotong royong dengan menerapkan protokol kesehatan untuk menyambut Hari Kemerdekaan di tengah pandemi. Bolehlah kiranya dibilang, mereka menjalani tradisi menyambut HUT RI. Puncaknya setiap 17 Agustus.

Baca Juga: Kasus David NOAH Terus Bergulir. Ini Tanggapan Pengacaranya

Kalau sebelum pandemi, ada yang membuat upacara bendera besar-besaran, terlebih di lingkungan perkantoran. Di masyarakat sipil dengan berbagai genre komunitasnya pun membikin upacara unik "tujuh belasan".

Selain itu, warga mengikuti lomba-lomba permainan dan pertandingan, seperti panjat pinang, sepak bola bersarung, dan lomba makan kerupuk. Malam Hari Kemerdekaan, warga di berbagai kampung menjalani tirakatan, membuat renungan bersama, dan berdoa lintas agama atas nikmat hidup sebagai bangsa dan negara merdeka.

Berbagai pentas kesenian atau acara jalan santai dibuat warga di setiap rukun tetangga sebagai ungkapan gembira bersama atas Hari Kemerdekaan. Begitu pula kirab pembangunan dibuat pemerintah hingga tingkat desa. Semua dilakukan agar peringatan kepemilikan kemerdekaan bersama itu menjadi meriah.

Oleh karena pandemi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan Surat Edaran Nomor 0031/4297/SJ tertanggal 10 Agustus 2021 ditujukan kepada para kepala daerah tentang Pedoman Teknis Peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X