• Rabu, 1 Desember 2021

Kasus David NOAH Terus Bergulir. Ini Tanggapan Pengacaranya

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 09:41 WIB
Tangkapan layar klarifikasi David NOAH soal tudingan penggelapan uang Rp1,1 miliar, Jumat, (13/8).  ((ANTARA/Suci Nurhaliza))
Tangkapan layar klarifikasi David NOAH soal tudingan penggelapan uang Rp1,1 miliar, Jumat, (13/8). ((ANTARA/Suci Nurhaliza))

JAKARTA, harianmerapi.com - Kasus tudingan penggelapan uang Rp1,1 miliar yang melibatkan David NOAH terus bergulir. Kali ini Hendra PS, selaku pengacara David mengatakan bahwa segala tudingan yang dilayangkan kepada kliennya salah alamat karena dia hanya meminjam uang dalam kapasitasnya sebagai direksi komunikasi di sebuah perusahaan.

"Saya menyebutnya David adalah korban dari perlakuan beberapa orang yang kurang baik. Harusnya bukan David yang menerima gugatan di kepolisian," kata Hendra dalam jumpa pers daring, Jumat, (13/8/20/21).

Menurutnya, David NOAH sama sekali tidak menikmati sedikit pun uang yang dipinjam dari LY karena uang tersebut ditransfer langsung ke rekening perusahaan. "Uangnya digunakan murni untuk pengembangan usaha. Jadi seharusnya PT. A yang bertanggung jawab untuk semua kekisruhan satu minggu ini," ujar Hendra.

Terhadap pemberitaan yang mengatakan David a, b, c, d, tambah Hendra, berdasarkan data yang dimilikinya adalah murni bisnis. Bukan sebagai David pribadi apalagi dia menikmati uangnya.

Baca Juga: Jerinx Tiba di Polda Metro Jaya, Siap Diperiksa Sebagai Tersangka

David NOAH kemudian menceritakan bahwa perusahaannya mengalami banyak kendala sehingga proyek yang akan dijalankan terpaksa batal. Teman-temannya di perusahaan tersebut pun malah menghilang dan tidak ada kabar. Sehingga, mau tak mau, kata David, dirinya harus menanggung semua permasalahan sendirian, terlebih ia berteman baik dengan LY.

"Saya juga kesel sih sama temen-temen saya kok pada ilang. Ditelpon gak ada, dicari juga susah," kata David.

David pun menjelaskan dirinya kesulitan untuk melaporkan hal tersebut ke pihak berwenang karena tidak adanya perjanjian hitam di atas putih di internal perusahaan.

"Habis pemaparan saya gak suruh tanda tangan paper biar kalau ada-apa bisa dilaporin. Kan gak gitu. Kalo internal ya udah habis pemaran begitu, ayok kita lakukan sebaik mungkin. Begitu mereka hilang saya juga syok," jelas David.

Meski demikian, David mengaku dirinya terus mencoba melakukan yang terbaik agar dapat mengembalikan uang tersebut kepada LY yang seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Perspektif Marshanda tentang Masa Lalu

Minggu, 28 November 2021 | 18:30 WIB
X