Pemberdayaan masyarakat, kunci percepat peningkatan ekonomi warga Balecatur

- Minggu, 27 November 2022 | 12:50 WIB
KWT Kenanga, Padukuhan Gamol meraih juara 1 tingkat Kabupaten Sleman pada lomba budidaya cabai (Foto : Awan Turseno)
KWT Kenanga, Padukuhan Gamol meraih juara 1 tingkat Kabupaten Sleman pada lomba budidaya cabai (Foto : Awan Turseno)

HARIAN MERAPI - Meningkatkan perekonomian masyarakat tidak semudah melaksanakan pembangunan fisik. Meskipun mendapat anggaran sama besar, tetapi belum tentu program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan baik sesuai harapan.

Berbagai cara atau strategi harus dijalankan dengan tepat dan cerdas supaya berbagai kegiatan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran. Sehingga waktu dan anggaran yang telah dipersiapkan tidak terbuang sia-sia.

“Kunci kesuksesan pemberdayaan masyarakat berada pada program yang diusulkan masyarakat itu sendiri,” kata Lurah Balecatur, Andri Septiyanto, Sabtu (26/11/2022).

Baca Juga: Dapatkah tembakau alternatif membantu perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaanya?

Menurut Andri, Kalurahan Balecatur terus berinovasi dan memanfaatkan segala potensinya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Cara ini diharapkan menjadi pengungkit agar perekonomian warganya menjadi lebih baik dan sejahtera.

Dijelaskan Andri, Pemerintah Kalurahan Balecatur mulai fokus pada pembangunan perekonomian. Langkah ini ditempuh karena berbagai program kegiatan fisik telah banyak yang dibangun dan dilaksanakan.

Infrastruktur jalan sudah masuk hingga ke kampung-kampung, begitu pula pembangunan fisik lain bukan menjadi sarana priorotas.

“Saat ini dan ke KWTdepan, untuk pembangunan fisik kita hanya menyempurnakan. Karena tahun-tahun sebelumnya sudah kita curahkan dan sudah kita anggap hampir selesai. Tugas Kalurahan Balecatur kedepan yaitu lebih fokus peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Benarkah perempuan yang sering berhubungan intim bisa menunda menopause?

Cara yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan sumberdaya manusia agar trampil dan mampu berinovasi di bidang keterampilan baik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT) serta kelompok tani setempat.

Bagi Kalurahan Balecatur, peningkatan sumberdaya manusia lebih utama dibandingkan hanya memberi bantuan bentuk modal usaha. Menyelenggarakan berbagai pelatihan maupun studi banding ke daerah lain yang telah berhasil, dapat meningkatkan ilmu dan pengalaman dalam mengembangkan usahanya.

“Kita (Kalurahan Balecatur), lebih mengutamakan pelatihan-pelatihan supaya produk yang mereka hasilkan menjadi berkualitas dan mampu bersaing di pasaran,” ujar Andri.

Didampingi Danarto (keuangan) Balecatur, Andhi Jatmika, Andri menyampaikan, dalam pelatihan ini, pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait dan kelompok-kelompok masyarakat yang telah berhasil dan berkembang.

Baca Juga: Mulai tahun 2023, Warga Jogja hanya boleh buang sampah organik

Memanfaatkan anggaran Dana Desa (DD), pelatihan tersebut bukan hanya cara membuat produk berkualitas, tetapi juga cara mengajukan ijin-ijin usaha seperti Nomor Induk Usaha (NIB), sertifikat halal, sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) maupun surat ijin produksi lainnya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CMFest 3.0 dukung tumbuhnya wirausaha muda

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:20 WIB
X