• Kamis, 23 September 2021

Beraksi Senyap dan Rapi, Pembunuh Siswa SMP di Sleman Sulit Ditelusuri

- Jumat, 30 Juli 2021 | 20:09 WIB
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban. Foto: Samento Sihono (Polisi melakukan olah TKP di rumah korban. Foto: Samento Sihono)
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban. Foto: Samento Sihono (Polisi melakukan olah TKP di rumah korban. Foto: Samento Sihono)

SLEMAN, harianmerapi.com-Polisi masih bekerja keras untuk mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa siswa SMP, Satria Yuda Pratama (14) warga Kedulan Tirtomartani Kalasan, Sleman. Pelaku sulit dideteksi karena beraksi dengan sangat senyap. Bahkan tetangga korban tak mendengar kegaduhan saat korban dihabisi.

Hingga Jumat (30/7/2021), penyelidikan belum juga menemukan titik terang. Meski demikian sejumlah saksi masih dimintai keterangan. Kapolsek Kalasan Kompol Sumantri melalui Panit Reskrim Iptu Sri Pujo mengatakan, dari keterangan saksi belum ada yang mengarah ke pelaku.

"Ada delapan saksi yang sudah diperiksa, namun belum ada satu pun yang mengarah ke identitas pelaku pembunuhan sadis itu," kata Iptu Sri Pujo, saat dikonfirmasi.
Dikatakan Iptu Sri Pujo, saksi yang diperiksa di antaranya adalah pelapor yang juga merupakan kakek korban dan warga setempat. Kendati demikian, dari keterangan para saksi, belum ada yang mengarah ke pelaku.

Baca Juga: Luka di Tubuh Siswa SMP Diduga Dibunuh: Kepala Berdarah Hingga Lengan Patah

"Mohon doanya, agar kasus ini segera bisa terungkap," jelasnya.
Dari keterangan saksi, jelas Pujo, tidak ada yang melihat secara langsung aksi sadis yang terjadi Rabu (28/7) malam itu. Kuat dugaan, saat eksekusi, pelaku menutup pintu rumah hingga sangat senyap. Saat kejadian, korban sendirian di rumah.

Sementara itu dari hasil olah TKP yang dilakukan Tim Identifikasi Polres Sleman dan Polda DIY, tidak ada satu pun barang berharga di rumah korban yang hilang. Bahkan pelaku juga tidak meninggalkan jejak di lokasi.


"Tidak ada barang yang hilang. Dugaan korban memang sengaja dibunuh, namun pelaku belum mengarah ke siapa dan masih kami selidiki," jelasnya.

Baca Juga: Maryani Histeris Memeluk Jasad Anaknya yang Belumuran Darah

Di lokasi kejadian, ujar Pujo, polisi juga mengamankan barang bukti berupa baju yang saat kejadian dikenakan korban. Pihaknya juga masih menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian siswa SMP kelas tiga ini.

Seperti diketahui, Satria Yuda Pratama (14) ditemukan meninggal bersimbah darah di rumahnya Rabu (28/7) malam. Namun sebelum meninggal, korban sempat mengirim pesan WhatsApp ke ibunya agar segera pulang. Tak diketahui pelaku masuk dari pintru mana. sebab, tak ada warga yang tahu. Motif kejadian ini pun hingga kini masih misteri.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Terkini

Pengemplang Uang Arisan Online di Salatiga Dibui Polisi

Kamis, 23 September 2021 | 13:01 WIB

Stok Darah DIY Hari Ini, Kamis 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 10:13 WIB
X