• Sabtu, 26 November 2022

Giliran KPK jerat mantan anggota DPR dalam kasus suap pengadaan pesawat Garuda Indonesia

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 11:30 WIB
Pesawat Garuda Indonesia berada di Bandara Internasional Kulonprogo, Yogyakarta. ( ANTARA/Ahmad Wijaya)
Pesawat Garuda Indonesia berada di Bandara Internasional Kulonprogo, Yogyakarta. ( ANTARA/Ahmad Wijaya)


HARIAN MERAPI - KPK terus mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia Tbk. periode 2010-2015.

Berkaitan kasus tersebut, KPK menetapkan anggota DPR RI periode 2009-2014 sebagai tersangka.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Kisah pasien HIV yang ingin menikah, terinfeksi bukan karena seks bebas

"Saat ini, KPK kembali membuka penyidikan baru sebagai pengembangan perkara terkait dugaan suap pengadaan armada pesawat Airbus pada PT GI (Garuda Indonesia) Tbk. 2010-2015," kata Ali Fikri.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK telah mengidentifikasi total suap yang mengalir kepada para tersangka maupun sejumlah pihak mencapai sekitar Rp100 miliar.

Ali mengatakan penyidikan yang KPK lakukan tersebut merupakan tindak lanjut hasil kerja sama dengan otoritas negara lain, di antaranya Inggris dan Prancis. KPK pun mengapresiasi pihak otoritas asing tersebut yang bersedia membantu penegak hukum di Indonesia.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, Mahfud MD: masih konsentrasi menolong korban

"Hal ini tentu sebagaimana komitmen dunia internasional untuk terus membangun kerja sama dalam pemberantasan korupsi," tambahnya.

 

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Ki Joko Bodo saat hijrah

Selasa, 22 November 2022 | 18:55 WIB
X