Kisah dokter gigi yang terdiagnosa HIV, ini kegelisahan yang ia ungkapkan kepada Prof Zubairi Djoerban

- Jumat, 30 September 2022 | 09:30 WIB
Prof Zubairi Djoerban ( akun Twitter @ProfesorZubairi)
Prof Zubairi Djoerban ( akun Twitter @ProfesorZubairi)

 

 

HARIAN MERAPI – Seorang dokter gigi (tak disebut namanya) menceritakan kegelisahannya setelah terdiagnosa HIV. Ia pun menceritakan kegelisahannya itu kepada ahli kesehatan yang juga pakar HIV AIDS Prof Zubairi Djoerban.

Sang dokter gigi ini telah memberi persetujuan kepada Prof Zubairi Djoerban untuk membahas kegelisahannya lewat twitter pribadi Zubairi Djoerban.

Dalam twitter pribadinya yang dikutip harianmerapi.com, Jumat (30/9) Zubairi Djoerban mengunggah keluhan dokter gigi tersebut.

Baca Juga: Pasien HIV AIDS beberapa tahun tanpa gejala, Prof Zubairi Djoerban: akan meninggal bila tidak minum obat ARV

“Selamat pagi prof, semoga selalu dalam keadaan sehat. Perkenalkan, saya...terdiagnosa HIV dan sudah menjalani terapi ART, kebetulan saya berprofesi sebagai dokter gigi, saya mau tanya apakah dengan status HIV saya masih boleh melakukan tindakan kedokteran gigi,” tanya dokter gigi tersebut kepada Zubairi Djoerban.

“Apakah ada payung hukum di Indonesia untuk tenaga medis yang terinvesksi HIV melakukan praktik seperti biasa, mohon pencerahannya prof, karena saya sangat bingung,” lanjut dokter gigi itu.

Atas pertanyaan tersebut, Zubairi menjawab secara panjang lebar.

Baca Juga: Seks aman untuk penyandang HIV, ini syaratnya menurut Prof Zubari Djoerban

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X