• Rabu, 30 November 2022

Patin dan bawal albino kian dicari, bisa dijadikan sebagai ikan hias maupun konsumsi

- Senin, 26 September 2022 | 12:45 WIB
Patin albino masih remaja, bisa dipelihara atau dibesarkan di bak kolam maupun akuarium.  (Foto: Sulistyanto)
Patin albino masih remaja, bisa dipelihara atau dibesarkan di bak kolam maupun akuarium. (Foto: Sulistyanto)

HARIAN MERAPI – Patin termasuk jenis ikan air tawar cukup populer dan sebagian petani ikan sudah membudidayakannya.

Selain patin biasa dengan warna bagian punggung hitam atau kebiru-biruan agak gelap, ada pula patin albino.

Warna patin albino punya tampilan khas, cenderung putih agak kemerahan, sehingga banyak pula dijadikan sebagai ikan hias.

Baca Juga: Bawal dan patin albino layak dikoleksi, siapa tahu ada hobiis ikan maupun pihak hotel berani beli mahal

Pemeliharaan patin albino, misalnya di akuarium, kolam taman, bak kolam maupun kolam tanah.

“Agar terasa lebih nyaman, sebaiknya tempat pemeliharaan patin suasana tenang ataupun jauh dari kebisingan, sebab termasuk ikan mudah terkejut,” jelas praktisi pembudidaya ikan asal Sleman, Supriyanto, baru-baru ini.

Jika ingin dijadikan ikan konsumsi, sebutnya, baik patin biasa maupun albino sudah memiliki bobot di atas 500 gram per ekor.

Baca Juga: Budidaya Ikan Gurame dan Analisa Bisnisnya dengan Sistem Kolam Central Drain, Sebulan Bisa Gajian Rp 8 Juta

Ketika dijadikan beberapa jenis olahan atau masakan, biasanya patin dengan bobot antara 500 gram sampai dengan satu kilogram per ekornya.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT RSUD Sleman, 75 anak ikut khitanan massal gratis

Senin, 21 November 2022 | 07:30 WIB
X