• Minggu, 27 November 2022

Nelayan hilang saat BAB di Laut Sadeng tak ditemukan, operasi pencarian dihentikan, ini alasannya...

- Senin, 19 September 2022 | 15:11 WIB
Koordinasi Tim SAR untuk mencari korban ABK yang hilang di perairan laut Sadeng Gunungkidul. (Dok Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 1)
Koordinasi Tim SAR untuk mencari korban ABK yang hilang di perairan laut Sadeng Gunungkidul. (Dok Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 1)

HARIAN MERAPI - Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian nelayan Didit (25) warga Songbanyu, Girisubo yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Sadeng, Girisubo, Gunungkidul Senin (19/9/2022).

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY Sunu Handoko SIP mengatakan penghentian operasi pencarian nelayan hilang resmi dilakukan karena upaya pencarian sudah lebih dari satu pekan tidak ada tanda-tanda korban ditemukan.

"Sudah lebih dari hari ke-7 sejak laporan hilangnya nelayan tersebut diterima karena itu sesuai ketentuan maka pencarian dihentikan," katanya, Senin (19/9/2022).

Baca Juga: BAB di tengah laut, seorang ABK hilang ditelan ombak di perairan laut Sadeng Gunungkidul, ini kronologinya

Selama dalam pencarian berbagai upaya sudah dilakukan selain melalui pengoperasian melalui perairan laut, pantai maupun penyisiran melalui darat.

Dengan demikian penghentian tersebut sudah sesuai dengan prosedur standar operasional yang dimiliki Basarnas, yaitu operasi hanya berlangsung selama 7 hari.

Adapun SAR Satlinmas juga sudah mengawali pencarian dengan melakukan operasi pencarian 3 hari pertama. Pada hari terakhir, operasi pencarian pun tidak bisa dilakukan dengan maksimal.

“Saat itu operasi terkendala kondisi cuaca hujan, angin dan gelombang laut tinggi," imbuhnya.

Baca Juga: Pacaran, minum tuak bersama lalu si pria tewas gantung diri di kamar kos kekasihnya di Sidorejo Salatiga

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X