Temu Usaha Petani dan Pelaku Usaha Tanaman Hias Sleman, perlu tingkatkan kemampuan gunakan teknologi digital

- Rabu, 14 September 2022 | 20:35 WIB
   Peserta antusias mengikuti rangkaian acara Temu Usaha Petani dan Pelaku Usaha Tanaman Hias Kabupaten Sleman (Dok. Panitia)
Peserta antusias mengikuti rangkaian acara Temu Usaha Petani dan Pelaku Usaha Tanaman Hias Kabupaten Sleman (Dok. Panitia)

HARIAN MERAPI – Perkembangan dunia digital dengan segala kemudahannya banyak digemari generasi muda, sehingga hampir dalam setiap aktivitasnya tak lepas dari gadget.

Tak dapat dipungkiri pula mampu membawa banyak perubahan pada sektor pertanian.

Sementara di sisi lain sektor pertanian mempunyai berbagai tantangan seperti regenerasi pelaku pertanian.

Baca Juga: Horor SMP Negeri yang angker, kata guru karawitan setiap malam tertentu terdengar suara gamelan

Selain itu juga soal pemasaran agar nilai tambah produk pertanian bisa lebih optimal.

Hal tersebut menjadi alasan tersendiri Dinas pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman melalui UPTD Sub Terminal Agribisnis menggelar Temu Usaha Petani dan pelaku usaha tanaman hias.

Acara dengan sub tema, Daya Tarik Bisnis Ekspor tanaman hias terutama jenis Aroid dilaksanakan di komplek kuliner Bali nDeso, Kampung Flory Sleman, Rabu (14/9/2022).

Temu Usaha Petani dan pelaku usaha tanaman hias tersebut dibuka oleh Kepala Dinas pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Ir Suparmono MM.

Dalam siaran persnya, Suparmono mengungkapkan, bisnis tanaman hias termasuk usaha menggiurkan atau punya prospek cerah.

Baca Juga: Satlantas Salatiga gelar donor darah dalam rangka HUT ke-67, polisi, TNI hingga supeltas ikut sumbangkan darah

“Alasannya antara lain mempunyai trend yang selalu berubah, dan berkembang dari waktu ke waktu,” tandasnya.

Bahkan, tak lepas dari hobby yang mampu menciptakan segmentasi pasar unik, dalam menerjuni usaha tanaman hias juga perlu strategi pemasaran yang jeli.

“Setelah temu usaha ini, kami berharap segenap peserta tergerak untuk selalu berusaha, mengasah maupun meningkatkan kemampuan dalam menggunakan teknologi digital,” tegasnya.

Tak kalah penting pula, sebut Suparmono, perlu mempelajari karakter pasar, baik pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Triadi Nugroho sebagai nara sumber Temu Usaha Petani dan pelaku usaha tanaman hias juga banyak memotivasi segenap peserta agar bisa memperluas pemasaran tanaman termasuk sampai ke luar negeri.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X