• Kamis, 29 September 2022

Begini cara Presiden Jokowi hadapi ancaman krisis dunia dan potensi gejolak global

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 06:30 WIB
Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan pada Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2023 Beserta Nota Keuangannya di Depan Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa 16 Agustus 2022.  (Twitter @jokowi)
Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan pada Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2023 Beserta Nota Keuangannya di Depan Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa 16 Agustus 2022. (Twitter @jokowi)

HARIANMERAPI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan langkah-langkah penting untuk menghadapi ancaman krisis yang masih menghantui dunia, dan tingginya potensi gejolak global.

Dalam pidato kenegaraan HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Presiden Jokowi menyampaikan masih adanya ancaman krisis dunia, potensi gejolak global, dan krisis geopolitik yang bisa mengancam kawasan.

Sementara itu dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @jokowi, Selasa 16 Agustus 2022, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa saat ini semua negara di dunia sedang menghadapi ujian.

Baca Juga: Presiden Jokowi pimpin apel kehormatan dan renungan suci di TMP Kalibata

Krisis kesehatan akibat pandemi belum sepenuhnya pulih, perekonomian dunia belum sepenuhnya bangkit, tiba-tiba meletus perang di Ukraina.

“Krisis pangan, energi, dan keuangan tidak terhindarkan,” kata Jokowi dalam cuitan tersebut.

Dia juga menyampaikan, bahwa 107 negara terdampak krisis, dan sebagian diperkirakan jatuh bangkrut.

Baca Juga: Presiden Jokowi ingatkan harus ‘eling lan waspada’, krisis hantui dunia, risiko gejolak global masih tinggi

Menurutnya pula ada 553 juta jiwa terancam kemiskinan ekstrem, dan 345 juta jiwa terancam kekurangan pangan dan kelaparan.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK tidak akan hentikan kasus Lukas Enembe

Selasa, 27 September 2022 | 17:41 WIB

Kapolri terbitkan surat telegram, 30 perwira dimutasi

Senin, 26 September 2022 | 10:20 WIB
X