• Kamis, 29 September 2022

Polres Semarang periksa kejiwaan pelaku mutilasi, begini hasilnya....

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:10 WIB
Tersangka mutilasi IS sedang diperiksa kejiwaannya oleh Tim Mabes Polri.  (Dok. Humas Polres Semarang)
Tersangka mutilasi IS sedang diperiksa kejiwaannya oleh Tim Mabes Polri. (Dok. Humas Polres Semarang)

SEMARANG, harianmerapi.com - Polres Semarang bekerjasama dengan Biro Psikologi SSDM Mabes Polri memeriksa kejiwaan pelaku mutilasi, IS (34) asal Cibunar Kabupaten Tegal.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A, SIK, MH., saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, bahwa tujuan dari pemeriksaan Psikologi tersangka IS adalah dalam melengkapi berkas pemeriksaan dan juga mengetahui kondisi kejiwaan tersangka.

"Hari ini tim Psikologi Mabes Polri datang ke Polres Semarang untuk melakukan pemeriksaan terhadap tersangka IS, pemeriksaan ini sebagai bukti pelengkap dari berkas perkara serta guna mengetahui kondisi kejiwaan tersangka saat melakukan tindakan pembunuhan disertai mutilasi," ungkap AKBP Yovan dalam rilis Humas Polres Semarang, Selasa (2/8/2022).

Baca Juga: Kejadiaan misteri di desa, petani gagal panen dan mengalami kerugian besar, ternyata ini penyebabnya

AKBP Yovan juga menambahkan bahwa pemeriksaan ini sangat perlu dilaksanakan, dimana tersangka IS tega menghabisi nyawa mantan kekasihnya selanjutnya dimutilasi menjadi 11 bagian dalam kurun waktu 3 hari.

"Tindakan sadis tersangka yang memutilasi korban dalam tenggang 3 hari ini yang juga mendasari kami untuk mengetahui kejiwaan tersangka." Tambah Kapolres.

Disisi lain Kompol M. Mujib Ridwan S.Psi, M.Psi, Psikolog., menjelaskan bahwa kondisi kejiwaan tersangka IS dalam keadaan sehat tidak dalam keadaan depresi.

Baca Juga: Efektifikan jam malam anak, cegah klitih dan kejahatan jalanan

"Setelah kami melakukan pemeriksaan dengan 3 metode yaitu wawancara, tertulis dan observasi, kami berkesimpulan bahwa kondisi kejiwaan tersangka dalam keadaan sehat," katanya.

"Terbukti dari penuturan tersangka dapat menceritakan secara runtut kejadian demi kejadian yang dialaminya, dan dilakukan secara sadar serta dapat diterima secara nalar tentang pernyataan pernyataan tersangka." imbuh Kompol Mujib yang menjabat sebagai Kasubbag Psikrim Bagsipol Ropsi SSDM Polri.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X