• Rabu, 5 Oktober 2022

Selama Pandemi Cakupan Imunisasi Lengkap Bayi Turun Drastis, Ini Sebabnya

- Jumat, 1 Juli 2022 | 11:30 WIB
Selama pandemi, cakupan imunisasi bayi turun drastis. (laman covid19.go.id)
Selama pandemi, cakupan imunisasi bayi turun drastis. (laman covid19.go.id)



Harianmerapi.com - Selama pandemi Covid-19, cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi turun drastis.


Ada sekitar lebih dari 1,7 juta bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2019-2021.


Untuk mengejar cakupan imunisasi yang rendah, pemerintah menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang berlangsung dua tahap.

Baca Juga: PSS Sleman Andalkan Striker Mychell Chagas Hadapi Persib di Laga Perempat Final Piala Presiden 2022 Hari Ini


Seperti dilansir laman covid19.go.id yang dikutip harianmerapi.com Jumat (1/7/2022), imunisasi Tahap I di seluruh provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali yang sudah dimulai bulan Mei 2022.


Imunisasi yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 sampai 15 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12 sampai 59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib.

Sedangkan untuk BIAN Tahap 2 akan berlangsung di seluruh provinsi di Pulau Jawa dan Bali mulai Agustus 2022.

Baca Juga: Pengalaman Horor Pulang dari Rumah Teman ke Desa Tampir Magelang, Kok Hanya Muter-muter di Pohon Beringin?


Imunisasi yang diberikan adalah imunisasi campak rubella menyasar usia 9 sampai 59 bulan, dan imunisasi kejar pada anak usia 12 sampai 59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib.

Bila kesenjangan imunitas ini tidak segera dikejar maka akan terjadi peningkatan kasus dan KLB (Kejadian Luar Biasa) yang akan menjadi beban ganda di tengah pandemi.
"Ayo vaksin/imunisasi, agar kita terlindungi! "ajaknya.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X