• Senin, 27 Juni 2022

Kasus Kerangkeng Manusia, Panglima TNI : Mungkin Ada Tambahan Tersangka dari Unsur TNI

- Rabu, 25 Mei 2022 | 20:00 WIB
Suasana kerangkeng manusia yang berada di kediaman pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (26/1/2022). ( ANTARA FOTO/Dadong Abhiseka)
Suasana kerangkeng manusia yang berada di kediaman pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (26/1/2022). ( ANTARA FOTO/Dadong Abhiseka)

JOGJA, harianmerapi.com - Oknum TNI yang menjadi tersangka kasus kerangkeng manusia milik Bupati (nonaktif) Langkat, Sumatera Utara masih mungkin bertambah.

Hal itu dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu (25/5/2022).

"Mungkin ada tambahan (tersangka) lagi karena cukup lama kan dari 2011, kira-kira 11 tahun," kata Andika Perkasa.

Baca Juga: Mengenal drg. Tri Putra, dokter yang Mengedukasi Kesehatan Gigi Masyarakat Melalui Media Sosial

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini mengatakan sebanyak lima dari 10 orang oknum prajurit TNI yang diduga terlibat dalam kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat tersebut telah dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

Terhadap lima oknum TNI lainnya yang terlibat dalam kasus yang melibatkan Bupati Langkat (nonaktif) Terbit Rencana Perangin Angin, kata dia, hingga kini perkaranya masih dilakukan pendalaman.

Ia mengatakan akan terus menggali siapa lagi oknum dari satuannya yang bertanggung jawab dalam kasus itu.

Baca Juga: Cerita Lucu Suruh Bawa KK ke Sekolah Dikira Kakak dan Pengalaman Membeli Makanan di Bandara

"Karena belum tentu hanya 10 (yang diduga terlibat) karena kan dari 2011 atau 2012. Jadi kami juga ingin secara teliti menggali terus siapa saja sebetulnya yang ikut bertanggung jawab, ikut membiarkan tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan di Indonesia ini bisa terjadi," kata dia.

Ia mengatakan oknum TNI yang telah ditetapkan sebagai tersangka di antaranya ada yang berperan sebagai penjaga dan ikut dalam tindakan-tindakan secara fisik.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X