• Senin, 27 Juni 2022

Potensi Kunjungan Wisatawan Meningkat, Pemkab Pati Resmikan Lagi 12 Desa Wisata

- Senin, 23 Mei 2022 | 15:54 WIB
Bupati Pati Haryanto mengunjungi desa wisata.  (Foto: Alwi Alaydrus)
Bupati Pati Haryanto mengunjungi desa wisata. (Foto: Alwi Alaydrus)

PATI, harianmerapi.com - Setelah berhasil menempatkan desa Talun (Kayen), Jrahi (Gunungwungkal), Bageng (Gembong) dan Tunggulsari kecamatan Tayu sebagai desa wisata, kini Pemkab Pati meresmikan lagi sebanyak 12 desa wisata.

"Bertambahnya desa wisata, bisa mendorong kunjungan wisata meningkat. Diharapkan, berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD), serta berkembangnya UMKM," ujar Bupati Pati Haryanto.

"Dua belas desa wisata terbagi menjadi 2 klasifikasi yaitu kategori berkembang dan kategori rintisan," tambahnya, Senin (23/5/2022).

Baca Juga: Bupati Gunungkidul Luncurkan Perangko 'Embung Nglanggeran', Promosikan Wisata Kelas Dunia

Kategori berkembang, terdiri Gulanggpongge (Gunungwungkal), Bakaran (Juwana) dan Desa Kertomulyo Kecamatan Trangkil.

Kemudian 9 desa lagi, masuk kategori desa wisata rintisan. Meliputi, Desa Pohgading (Gembong), Klakahkasihan (Gembong), Sidomulyo (Gunungwungkal), Sambiroto (Tayu), Mojoagung (Trangkil), Tluwuk (Wedarijaksa), Pekuwon (Juwana), Kedumulyo (Sukolilo) dan Desa Larangan kecamatan Tambakromo.

Diakui Bupati Haryanto, yang namanya merintis desa wisata tidaklah mudah. Sebab butuh waktu, serta infrastruktur yang memadai.

Baca Juga: Tahanan Polsek Gedangsari Gunungkidul yang Kabur Berhasil Dibekuk, Bersembunyi di Sumatera Selatan

Meskipun geografi alam sangat mendukung, namun jika sarpras, khususnya akses jalan menuju ke lokasi desa wisata, itu sangat penting.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketersediaan Cabai pada Idul Adha Dipastikan Aman

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:35 WIB
X