• Kamis, 26 Mei 2022

Berkat Program Booster, Inggris Tak Lagi Wajibkan Masker dan WFH Mulai Pekan Depan

- Kamis, 20 Januari 2022 | 09:45 WIB
 Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melihat botol vaksin saat mengunjungi pusat vaksinasi Stow Health di Westminster, London, Inggris, Desember 2021.  (ANTARA/Jeremy Selwyn/Pool via Reuters)
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melihat botol vaksin saat mengunjungi pusat vaksinasi Stow Health di Westminster, London, Inggris, Desember 2021. (ANTARA/Jeremy Selwyn/Pool via Reuters)

 


LONDON, harianmerapi.com - Mulai pekan depan masyarakat Inggris tak lagi diwajibkan memakai masker di mana saja atau bekerja dari rumah (work from home/WFH).


Penegasan ini disampaikan langsung Perdana Menteri Boris Johnson pada Rabu (19/1/2022). Dikatakan hal ini dicapai berkat keberhasilan program booster.


Johnson menjelaskan, para ilmuwan telah menyakini bahwa gelombang varian Omicron sudah mencapai puncaknya.

Baca Juga: Operator Diminta Operasikan Skuter Listrik di Jalur Khusus, Dishub DIY: Kita Utamakan Keselamatan

Johnson juga mengatakan bahwa meskipun saat ini warga masih diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri, dirinya tidak berharap untuk memperbarui aturan isolasi mandiri yang masa berlakunya bakal berakhir pada Maret.

Dia mengatakan akan segera mempertimbangkan penghapusan aturan itu.

 

Baca Juga: Tafsir Nama Ibu Kota Negara Nusantara Lebih Merujuk Wilayah Luar Jawa, Begini Pandangan Sejarawan UGM

"Berkat program booster yang luar biasa, dan dengan cara masyarakat menanggapi langkah-langkah Rencana B, kami bisa kembali ke Rencana A di Inggris dan memungkinkan regulasi Rencana B berakhir sebagai hasilnya, mulai Kamis depan," kata Johnson di depan parlemen.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X