• Senin, 23 Mei 2022

Prof Zubairi Djoerban: Omicron Tak Bisa Dibilang Ringan, di AS 12.620 Orang Meninggal dalam Sepekan

- Senin, 17 Januari 2022 | 10:30 WIB
Prof Zubairi Djoerban (akun twitter @ProfesorZubairi)
Prof Zubairi Djoerban (akun twitter @ProfesorZubairi)

 

JAKARTA, harianmerapi.com – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengingatkan, dalam perkembangannya varian Omicron tak bisa dibilang ringan. Ini mengacu pada kondisi di berbagai negara,  antara lain Ameriksa Serikat (AS).

Peringatan tersebut disampaikan Prof Zubairi Djoerban melalui akun twitter pribadinya yang dikutip harianmerapi.com Senin (17/1/2022).

Prof Zubairi Djoerban mengutip  data kasus di AS bahwa dalam sepekan  terakhir angka meninggal akibat Covid-19 mencapai 12.620 orang.

Baca Juga: Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jember

Sementara infeksi varian Omicron di sana mencapai 95 persen lebih dari total kasus Covid-19.

“Data ini menunjukkan Omicron tidak bisa dibilang ringan pada perkembangannya,” tulis Prof Zubairi Djoerban.

Cuitan Prof Zubairi banyak mendapat tanggapan netizen yang umumnya mempertanyakan tingkat keparahan dampak Omicron.

Baca Juga: Inter Milan Ditahan Imbang Atalanta, Rawan Tergusur AC Milan di Puncak Klasemen

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Akan Secepatnya Hapus PPKM

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:40 WIB

Selamat Jalan Prof. Fahmi Idris

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:50 WIB

KPK Ajak Masyarakat Bantu Cari Harun Masiku

Jumat, 20 Mei 2022 | 23:00 WIB

Diberhentikan IDI, Terawan Bergabung ke PDSI

Jumat, 20 Mei 2022 | 18:30 WIB
X