• Minggu, 23 Januari 2022

99 Persen Kasus Omicron Tak Perlu Perawatan di RS, Masyarakat Tak Perlu Panik

- Kamis, 13 Januari 2022 | 09:30 WIB
Kasus Omicron di Indonesia bergejala ringan. (laman Covid19.go.id)
Kasus Omicron di Indonesia bergejala ringan. (laman Covid19.go.id)

 

JAKARTA, harianmerapi.com- Kasus Omicron di Indonesia terus bertambah, umumnya barasal dari pelaku perjalanan dari luar negeri. Untuk itu masyarakat diminta tetap hati-hati.

Kemenkes juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap lonjakan kasus Omicron, sehingga diminta tetap taat protokol kesehatan (prokes), agar virus dapat dikendalikan.  

Berdasar data per 10 Januari, dari total 414 kasus terkonfirmasi varian Omicron, 99% di antaranya mengalami gejala ringan dan tanpa gejala. Data update kasus Omicron kini mencapai 506 pasien.

Baca Juga: Luhut Jelaskan Ekspor Batu Bara Hanya untuk Produsen yang Telah Memenuhi DMO

Sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, yang dikutip Kamis (13/1/2022), para pasien tidak membutuhkan perawatan yang serius di rumah sakit dan hanya perlu menjalani isolasi mandiri di rumah.

Guna mengantisipasi gelombang kasus varian Omicron, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan 17 platform telemedicine memberikan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat secara gratis bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

 “Penting untuk kita tetap disiplin protokol kesehatan dan segera divaksinasi,” pesan Kemenkes.

Baca Juga: Ini Gaya Hidup Sehat Anya Geraldine

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X