• Senin, 24 Januari 2022

Sungai Sering Meluap jadi Penyebab Banjir. Bupati Sukoharjo : Sejak Dulu Sampai Sekarang Belum Selesai

- Sabtu, 6 November 2021 | 15:01 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat membuka kegiatan KTNA. ( Wahyu Imam Ibadi)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat membuka kegiatan KTNA. ( Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO,charianmerapi.com - Pemkab Sukoharjo meminta pada Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) serius menangani masalah banjir akibat luapan sungai. Sebab masalah sumber penyebab banjir sudah lama belum terselesaikan hingga sekarang.

Disisi lain, Pemkab Sukoharjo meminta untuk diaktifkan kembali desa tanggap bencana alam karena kondisi perubahan cuaca ekstrem sekarang sering turun hujan deras yang berdampak pada kenaikan debit air sungai.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Sabtu (6/11/2021) meminta masyarakat untuk waspada terhadap fenomena alam La Nina karena rawan terjadi bencana alam. Pemkab Sukoharjo juga meminta pada BBWSBS untuk serius menangani masalah banjir akibat luapan sungai. Beberapa sungai yang jadi penyebab banjir di Sukoharjo seperti Sungai Bengawan Solo, Kali Langsur, Kali Samir, Kali Siluwur.

Baca Juga: JK Berharap Pelaksanaan Ibadah Haji Bisa Normal Tahun Depan

Banjir terjadi akibat sungai tidak mampu menampung air hujan. Penyebabnya karena kondisi sungai memprihatinkan karena terjadi sedimentasi parah berupa pasir dan sampah. Disisi lain juga karena belum adanya mesin pompa penyedot air untuk membuang air limpasan.

"Keluhan seperti di Kali Langsur, sejak dulu sampai sekarang belum selesai. BBWSBS kami minta membantu menangani karena menjadi kewenangan mereka. Sedimentasi disana parah dan katanya sudah ada perencanaan tapi belum semua direalisasikan," ujarnya.

Etik Suryani menegaskan, BBWSBS penting dilibatkan dan harus membantu menangani masalah banjir. Sebab sungai yang jadi penyebab banjir menjadi kewenangan BBWSBS. Apabila tidak ditangani maka masyarakat terdampak yang dirugikan.

Baca Juga: Hari Pahlawan, PT KAI Purwokerto Bagikan 785 Tiket Gratis Untuk Tenaga Kesehatan, Guru dan Veteran

"Tidak hanya rumah yang kena banjir, tapi juga pertanian tanaman padi ikut terdampak dan berpengaruh pada aktivitas masyarakat," lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo akan meminta pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan koordinasi dengan BBWSBS secepatnya. Hal ini penting mengingat kondisi cuaca sekarang sering turun hujan deras dan rawan terjadi bencana alam. Pemicunya karena dampak fenomena alam La Nina berupa peningkatan curah hujan.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X