• Kamis, 9 Desember 2021

Gempa di Salatiga dan Sekitarnya, Dipicu Aktivitas Sesar Merapi-Merbabu

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Seismograf, alat pencatat getaran gempa bumi.  (ANTARA/Shutterstock)
Seismograf, alat pencatat getaran gempa bumi. (ANTARA/Shutterstock)

SEMARANG, harianmerapi.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Banjarnegara mengatakan bahwa gempa bum,i yang terjadi di Salatiga dan sekitarnya, dipicu adanya aktivitas sesar lokal Merapi dan Merbabu.

"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar Merapi dan Merbabu," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie dalam siaran pers yang diterima di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu 23 Oktober 2021.

Dijelaskan BMKG, sejak Sabtu pukul 00.32 WIB rentetan gempa bumi melanda wilayah Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa di Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: Kera Liar Serbu Pemukiman Penduduk Kebakkramat, Merusak Kebun dan Mencuri Makanan

Gempa dengan magnitudo 3,0 yang pusatnya berada di darat sekira 13 kilometer arah barat laut Kota Salatiga pada kedalaman enam kilometer hingga pukul 06.44 WIB tercatat diikuti oleh tujuh gempa susulan dengan magnitudo berturut-turut 2,9; 2,5; 2,5; 2,6; 2,1; 3,0; dan 2,7.

Berdasarkan peta tingkat guncangan BMKG, dampak gempa tersebut dirasakan di daerah Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen.

Pada pukul 09.34 WIB terjadi lagi gempa dengan magnitudo 3,0, yang disusul dengan gempa bermagnitudo 3,3 pada pukul 09.51 WIB.

Baca Juga: Begini Cara Membedakan Pinjol Legal dan Ilegal

Setyoajie mengimbau warga di daerah yang terdampak gempa mengecek kondisi bangunan tempat tinggal dan memastikan bangunan aman sebelum masuk ke rumah. *

 

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X