• Selasa, 7 Desember 2021

Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Kalasan Berharap Selalu Meneladani Sifat dan Ajaran Rasulullah

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:33 WIB
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Kagundan Dalem Sambisari (Foto: Samento Sihono)
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Kagundan Dalem Sambisari (Foto: Samento Sihono)

SLEMAN,harianmerapi.com-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang sifat-sifat keteladanannya. Dengan demikian patut dijadikan contoh oleh semua umat muslim di seluruh dunia.

Momentum ini diambil warga Sambisari Purwomartani Kalasan, Sleman, dengan menggelar pengajian, Senin (18/10/2021). Peringatan salah satu hari besar Islam ini dihadiri oleh warga di Masjid Kagungan Dalem Sambisari.

Acara yang digelar secara sederhana ini dimulai dengan pembacaan sholawat Jawa Sambisari (Maulid Nabi) dengan iringan terbang, tahlil, doa bersama dan pengajian. Kegiatan ini sekaligus untuk melestarikan budaya.

Baca Juga: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustadz Abdul Somad: Ajarkan Anak Sejarah Nabi

Hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW harus selalu diingat dan diselenggarakan oleh semua umat Islam di seluruh lapisan masyarakat. Sebab, banyak hal yang menjadi sunnah-Nya untuk diteladani oleh umat muslim.

"Peringatan maulid nabi harus selalu diingat, bahkan dilaksanakan. Sebagai umat muslim, beliau merupakan sebagai sosok penting yang patut dicontoh," Kata Hadiyat pembina masjid Sambisari.

Dijelaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga sangat penting bagi masyarakat sebagai wujud kecintaan sebagai umat-nya. Karena, sifat dan ahlak baik beliau membimbing umat muslim untuk mempunyai kepribadian yang lebih baik.

Baca Juga: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Hukumnya

"Kita semua patut menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai manusia yang dapat dijadikan contoh bagi umat muslim," imbuhnya.

Sementara itu warga setempat Yudi Arifin menambahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini digelar secara sederhana. Tidak ada kirab budaya karena dengan adanya pandemi covid-19, namun tetap digelar secara khidmat.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X