• Selasa, 7 Desember 2021

Kasus Tangkap Tangan Bupati Muba. KPK Dalami Sumber Uang Rp1,5 Miliar yang Diamankan dari Ajudan Bupati

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:46 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (tengah/rompi jingga) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10/2021). KPK telah menetapkan Dodi bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2021. ( (ANTARA/HO-Humas KPK)
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (tengah/rompi jingga) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10/2021). KPK telah menetapkan Dodi bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2021. ( (ANTARA/HO-Humas KPK)

JAKARTA, harianmerapi.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami sumber uang Rp1,5 miliar yang diamankan dari Mursyid (MRD) selaku ajudan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin (DRA).

"Sedangkan yang Rp1,5 miliar itu kan masih didalami itu uang dari mana dan kaitannya dengan apa. Uang yang Rp1,5 miliar itu kami amankan melalui ajudannya, ajudan dari Bupati Muba. Yang bersangkutan ada di Jakarta," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Dalam kronologi tangkap tangan, KPK menangkap Dodi di salah satu lobi hotel di Jakarta, Jumat (15/10).

Baca Juga: Gemar Nongkrong di Kafe, Generasi Milenial ingin Aktualisasi Diri

Alex mengungkapkan uang tersebut berada di dalam tas berwarna merah. Alex memastikan KPK menelusuri asal uang tersebut dalam proses penyidikan.

"Kami lihat di kendaraan yang dibawa untuk ke KPK itu ternyata ditemukan tas warna merah ketika kami minta ajudannya untuk mengambil tas itu setelah dibuka itu isinya tadi Rp1,5 miliar. Masih didalami peruntukan, termasuk asal uang Rp1,5 miliar itu dari mana nanti akan didalami dalam proses penyidikan," ungkap Alex.

Dalam kesempatan sama, Direktur Penyidikan KPK Setyo Budiyanto mengatakan temuan uang Rp1,5 miliar tersebut menjadi sesuatu yang menarik bagi penyidik untuk didalami lebih lanjut.

Baca Juga: Pemerintah Menjamin Tidak Ada Utang Tersembunyi China, Terkait Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

"Nantinya akan kami dalami. Yang pertama adalah sumbernya asalnya dari mana uang tersebut, kemudian yang kedua adalah maksud dan tujuan uang itu dibawa (ke Jakarta), kemudian untuk apa keperluannya atau kepentingannya. Dari situ nanti mudah-mudahan kami bisa mendapatkan bukti," ucap Setyo.

KPK telah menetapkan Dodi bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2021.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X