• Selasa, 7 Desember 2021

57 Mantan Pegawai KPK Akan Bentuk Parpol, Rencana Sedang Dimatangkan

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:18 WIB
Dokumentasi - Sejumlah mantan pegawai KPK berfoto di depan gedung Anti Corruption Learning Center (ACLC) KPK pada Kamis (30/9/2021). ( ANTARA/ Desca Lidya Natalia)
Dokumentasi - Sejumlah mantan pegawai KPK berfoto di depan gedung Anti Corruption Learning Center (ACLC) KPK pada Kamis (30/9/2021). ( ANTARA/ Desca Lidya Natalia)


JAKARTA, harianmerapi.com - Sebanyak 57 mantan pegawai KPK yang sebelumnya tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) berencana mendirikan partai politik (parpol). Namun rencana itu masih dimatangkan.

Indonesia Memanggil 57 Institute (IM57+ Institute) menyatakan rencana mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang membentuk partai politik (parpol) terus dimatangkan.
Informasi tersebut disampaikan Koordinator IM57+ Institute Moch Praswad Nugraha dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Oknum TNI Dipastikan Dijatuhi Sanksi Disiplin

"Ide pembentukan partai politik oleh Rasamala Aritonang, Novariza, Lakso Anindito, dan beberapa anggota IM57+ Institute lainnya terus kami matangkan di internal," kata Moch Praswad Nugraha.


IM57+ Institute dideklarasikan oleh 57 pegawai KPK yang diberhentikan karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK). IM57+ Institute menjadi sarana untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi melalui kerja-kerja pengawalan, kajian, strategi, dan pendidikan antikorupsi.

Pada prinsipnya, kata dia, IM57+ Institute akan mengakomodir aspirasi anggota terkait ide pembentukan parpol tersebut.

Baca Juga: Timnas Indonesia Agendakan Uji Coba di Tajikistan Sebagai Persiapan Jalani Babak Kualifikasi Piala AFC U23

"Dialektika akan terus dibangun. Pada prinsipnya, kami akan mengakomodasi aspirasi anggota, menyusun program, dan mewujudkannya," ucap dia.

 

IM57+ Institute, kata Praswad, berpendapat perlu adanya konsentrasi khusus pada dua area pemberantasan korupsi di Indonesia, yaitu lembaga penegak hukum dan partai politik terkait ide pembentukan parpol tersebut.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X