• Rabu, 8 Desember 2021

Rangakaian Milad 56 Kokam Daerah Sleman dari Sarasehan dan Refleksi Hingga Bakti Sosial

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 18:11 WIB
Pembicara Sarasehan Milad Kokam 56, dari kanan ke kiri Marwan Hamed Komandan Kokam Sleman, Eko Sumardiyanto Ketua PDPM Sleman, Anton Nugroho Se Ketua PWPM DIY, MH. Abror Komandan 3 Periode Kokam Sleman, HM. Affandi MSi, Sekretaris PDM Sleman (Foto Dok. Kokam Sleman)
Pembicara Sarasehan Milad Kokam 56, dari kanan ke kiri Marwan Hamed Komandan Kokam Sleman, Eko Sumardiyanto Ketua PDPM Sleman, Anton Nugroho Se Ketua PWPM DIY, MH. Abror Komandan 3 Periode Kokam Sleman, HM. Affandi MSi, Sekretaris PDM Sleman (Foto Dok. Kokam Sleman)

SLEMAN, harianmerapi.com - Milad Kokam (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) ke 56, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman menggelar Sarasehan dan Refleksi Milad 9 Oktober 2021 di Lapangan SMK Muhammadiyah Prambanan.

Acara dihadiri sekitar 450 anggota Kokam dari 17 Kapanewon se Sleman, dengan menerapkan protokol kesehatan dan acara refleksi pun berjalan lancar.

Malam itu acara puncak diisi dengan sarasehan dan Refleksi Milad Kokam 56 Bersama Komandan Kokam Daerah lintas Periode M. Hidayatul Abror, Enka juga Ketua PWPM Anton Nugroho, PDM Sleman yang diwakili M. Affandi, Ketua PCM Prambanan HM. Muchson dan Kepsek SMK M Prambanan.

Baca Juga: Ciptakan Pilur Tirtoadi Tetap Damai, Anggota DPRD Sleman Gelar Senam Bersama

“Selain itu Pembagian Sertifikat Diklat Kokam 2020 yang istimewa karena sertifikat langsung dari Kokam Nasional dan juga pelaksanaan diklat yang seluruh peserta yang berjumlah 200 orang mendapatkan test PCR antigen serta Launching Mobil Taktis Kokam Daerah Sleman,” kata Marwan selaku Komandan Daerah Kokam Sleman kepada kontributor Arief Hartanto.

Sebelum serangkaian acara, digelar juga Bakti sosial ke Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan dan Panti Asuhan Aisyiyah Prambanan, RSUD Prambanan bersama PDA Sleman serta kegiatan penanaman bibit pohon buah yang semakin menambah maraknya acara.

M. Affand, Sekretaris PDM Sleman dalam tausiyahnya menuturkan: “Perjuangan di tengah era disrubsi seperti saat ini tantangannya semakin komplek dan berat, dan hanya insan terpilih sajalah yang bisa dalam barisan, namun kesemuanya itu harus diawali dengan niatan yang tulus tiada lain ber amal makruf nahi munkar untuk mendapat ridho Allah”.

Baca Juga: Manfaat Brokoli untuk Bantu Jaga Kesehatan Mata dan Imunitas

Sementara MH. Abror yang pernah menjabat Komandan Kokam Sleman selama 3 periode menekankan bahwa “ Anggota Kokam harus membekali diri dengan pondasi Islam yang kokoh, yaitu dengan memperbanyak kajian, karena dengannya akan terbentuk kuatnya solidaristas dan akan semakin kuat, tahu arah perjuangan dan akan kemana arah tujuan perjuangan ini”.

Kokam dalam sejarahnya lahir sebagai panggilan sejarah menghadapi peristiwa G 30 S / PKI sebagai tanggung jawab terhadap dakwah Muhammadiyah.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X