• Selasa, 16 Agustus 2022

Dorong Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Akselerasi Usaha, KemenKopUKM Gandeng Tokopedia

- Selasa, 28 September 2021 | 22:12 WIB
MenkopUKM Teten Masduki (Foto : Humas KemenkopUKM)
MenkopUKM Teten Masduki (Foto : Humas KemenkopUKM)

JAKARTA, harianmerapi.com - Dalam rangka pengembangan dan transformasi digital koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM). Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menandatangani nota kesepahaman dengan Tokopedia.

Kerjasama ini bertujuan untuk mendorong pelaku KUMKM agar memanfaatkan teknologi informasi untuk mendorong akselerasi usaha.

Adapun penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, dengan CEO dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya.

Baca Juga: Truk Trailer Melorot, Hantam Mobil dan 2 Motor

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi komitmen Tokopedia yang terus aktif berupaya mendorong UMKM masuk ke dalam ekosistem digital.

“Kami berharap melalui kerjsama ini, dapat mempercepat target pemerintah dalam menghubungkan 30 juta UMKM kedalam ekosistem digital pada tahun 2024. Hingga Agustus 2021, jumlah UMKM yang telah terhubung ke dalam ekosistem digital mencapai 15,9 juta (24,9%) atau naik 7,9 juta selama pandemi,” kata MenKopUKM dalam acara penandatanganan MoU dengan Tokopedia secara daring, Selasa (28/9/2021).

Teten mengungkapkan berdasarkan survei iPrice, di Triwulan ke-2 Tokopedia menempati urutan pertama sebagai marketplace dengan jumlah kunjungan website terbanyak dengan capaian 147 juta per bulan. Prestasi ini, diharapkan mampu dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengoptimalkan operasional usahanya, sehingga dapat meningkatkan penjualan secara signifikan.

Baca Juga: Pembangunan Factory Sharing, KemenkopUKM Gelontorkan Anggaran Rp13 Miliar

Selain mendorong percepatan transformasi digital UMKM, KemenKopUKM memiliki agenda transformasi usaha informal ke formal bagi usaha mikro.

“Melalui Gerakan Transformasi Formal Usaha Mikro (Transfumi) yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, usaha mikro akan didampingi dalam memperoleh kemudahan akses, penyederhanaan perizinan dan perlindungan usaha dengan memanfaatkan aplikasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dan telah diluncurkan oleh Presiden pada 9 Agustus 2021,” ucap Teten.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X