HARIAN MERAPI- Proyek on/off ramp Tol Jalan Patimura Salatiga nilainya sebesar Rp 113, 3 miliar. Exit tol ini berhasil dibangun setelah nelalui proses panjang tidak kurang 9 tahun bekerja keras agar disetujui oleh pemerintah pusat.
"Prosesnga tidak dalam waktu pendek. Usulan masyarakat ini kami bawa ke Jakarta sejak tahun 2017 silam dan kini telah disetujui pemerintah dan akhirnya dibangun di tahun 2026. Ini merupakan rahmat Allah SWT bagi Kota Salatiga dan wilayah Kabupaten Semarang," tandas anggota Komisi V DPR RI, M Fadholi saat sosialisasi exit tol Patimura Salatiga dengan tokoh masyarakat, Sabtu (18/4/2026) di Salatiga.
Hadir dalam sosialisasi ini tokoh masyarakat di Kelurahan Bugel, Kauman Kidul dan Kelurahan Salatiga serta Domas Salatiga.
Baca Juga: Truk Muat 4 Ton Obat Nyamuk Terperosok di Dlingo Bantul, Ini Penyebabnya
Selain itu juga hadir dua kepala daerah, yakni Walikota Salatiga, Robby Hernawan dan Bupati Semarang. Ngesti Nugroho.
Fadholi berharap dengan dibangunnya exit tol on dan off ramp dari Semarang masuk Kota Salatiga dan dari Salatiga arah Semarang ini menjadi magnet perekomian Kota Salatiga.
Sebab dari Jakarta Semarang jika ingin ke Kota Salatiga langsung pusat kota tanpa harus memutar melalui gerbang tol Tingkir yang terlalu jauh.
"Salatiga akan menjadi kota yang bertambah hidup khususnya di pusat Kota Salatiga," tandas Fadholi saat kunjungan ke lokasi.
Walikota Salatiga, Robby Hernawan mengaku terharu dan senang dengan exit tol Patimura Salatiga yang akhirnya dibangun dan bakal membuka akses Kota Salatiga yang selanjutnya akan bertambah ramai dan maju ekonominya.
Baca Juga: Geger Tengah Malam, Pria Misterius Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Banguntapan
"Pemkot Salatiga siap untuk mendukung pekerjaan proyek ini agar tepat konstruksi dan tepat manfaat bagi masyarakat," tandas Robby Hernawan, Sabtu (18/4/2026).
Ia berharap pertumbuhan ekonomi di Salatiga semakin meningkat karena akses langsung ke pusat kota dibuka dari jalan tol Semarang-Solo.
Beberapa pengusaha Kota Salatiga berada di kawasan pusat Kota Salatiga banyak yang hadir mendukung pelaksanaan proyek ramp on/off Patimura Salatiga ini.
Sementara Bupati Semarang, Ngesti Nugroho dengan exit tol Patimura ini masyarat di wilayah Kabupaten Semarang di wilayah Pabelan, Bringin arah ke wilayah Grobogan semakain ramai perekonomiannya.
Baca Juga: Sepekan, Polres Bantul sita 1.450 pil sapi dan puluhan Alprazolam
"Kami juga akan mendukung dan bersama-sama meningkatkan ekonomi. Tentu dengan dibangunnya exit tol Jalan Patimura Salatiga ini kami ibarat nempil mukti (numpang mukti) banyak manfaat bagi warga dan wilayah kami terutama di perbatasan dengan Salatiga," ujar Ngesti Nugroho.*