• Rabu, 20 Oktober 2021

Hutan Pinus Sudah Uji Coba Dibuka, Pemkab Bantul Usulkan Pantai Parangtritis Menyusul

- Rabu, 22 September 2021 | 15:58 WIB
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat membuka talk show "Gerakan Wisata Sehat" di kawasan wisata Pinus Sari Mangunan Bantul, DIY. Rabu (22/9/2021) (ANTARA/HO/Humas Pemkab Bantul)
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat membuka talk show "Gerakan Wisata Sehat" di kawasan wisata Pinus Sari Mangunan Bantul, DIY. Rabu (22/9/2021) (ANTARA/HO/Humas Pemkab Bantul)

BANTUL, harianmerapi.com - Kawasan Hutan Pinus sari Mangunan bantul sudah mulai menjalani uji coba dibuka untuk umum, seiring penurunan status PPKM ke level 3.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Bantul tengah mengusulkan, agar Pantai Parangtritis juga diizinkan untuk melaksanaan uji coba pembukaan.

Pemkab bantul sendiri terus mempersiapkan objek wisata daerahnya untuk dapat melakukan uji coba pembukaan.

Baca Juga: Ini Alasan Lesty Kejora Mau Diajak Nikah Siri Hingga Kini Hamil

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat membuka talk show "Gerakan Wisata Sehat" di wisata Pinus Sari Mangunan Bantul, Rabu (22/9/2021), mengatakan, bahwa kesiapan objek wisata menjadi salah satu perhatian pemkab karena saat ini Bantul sudah berada pada PPKM Level 3, dan diharapkan segera turun ke Level 2.

"Seusai penurunan level, ada pelonggaran aktivitas masyarakat, dan nantinya bila pandemi berakhir tentu saja pariwisata adalah sektor yang akan diburu masyarakat, karena selama ini mereka merasa terkekang, sehingga hiburan di lokasi wisata akan diburu masyarakat," katanya.

Bupati mengatakan, objek wisata di Bantul yang sudah melaksanakan uji coba pembukaan pada PPKM Level 3 adalah Hutan Pinus Sari Mangunan, namun pihaknya juga sudah mengusulkan ke pemerintah pusat agar ada penambahan destinasi lain yang dibuka, salah satunya Pantai Parangtritis.

Baca Juga: SMK Muhammadiyah 2 Turi Beri Layanan Terapi Gratis Bagi Penyintas

Bupati mengatakan, salah satu bentuk kesiapan untuk pembukaan destinasi wisata tersebut yaitu telah tuntasnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku wisata, pengelola, dan warga sekitar yang melakukan aktivitas ekonomi di sekitar wisata.

Selain itu, Bupati juga mengatakan, bahwa kesiapan objek wisata untuk mendapatkan sertifikasi CHSE (Cleanliness/Kebersihan, Health/Kesehatan, Safety/Keamanan, dan Environment Sustainability/Kelestarian Lingkungan) dari Kemenparekraf, terus diupayakan.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selain Klaster Tilik, Muncul Klaster Senam di Bantul

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:59 WIB
X