Dari Tungku Kayu di Perbukitan Gersang Kebosungu I, Harum Sere Wangi Menghidupi Banyak Orang

photo author
Yusron Mustaqim, Harian Merapi
- Kamis, 16 April 2026 | 18:00 WIB
Suwaji saat membantu Yatimin memasukkan daun sere ke dalam ketel besar untuk dimasak (Foto-Yusron Mustaqim )
Suwaji saat membantu Yatimin memasukkan daun sere ke dalam ketel besar untuk dimasak (Foto-Yusron Mustaqim )

Ia sedang menyuling nilai tentang ketekunan, tentang ilmu yang diwariskan dan tentang bagaimana satu orang bisa menggerakkan ekonomi banyak keluarga dari sesuatu yang tampak sederhana.

Asap kayu terus mengepul.

Aroma sere terus menguar.

Dan di Kebosungu I, harumnya bukan sekadar wangi tanaman, melainkan wangi kehidupan yang terus dirawat dengan sabar.*

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X