• Selasa, 9 Agustus 2022

Bolehkah Mengonsumsi Minuman Energi saat Mudik? Jawabannya Boleh, Asal....

- Minggu, 24 April 2022 | 15:30 WIB
Ilustrasi seorang pria mengantuk  (ANTARA/Pixabay)
Ilustrasi seorang pria mengantuk (ANTARA/Pixabay)

Selain kafein, minuman ini biasanya mengandung gula, turunan asam amino seperti taurine, herbal dan vitamin. Kepada masyarakat, khususnya penyandang diabetes, Irtya mengingatkan agar memperhatikan kandungan gula dalam minuman.

Peningkatan gula darah secara tiba-tiba memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan. Untuk pasien diabetes, Irya menyarankan minuman berenergi rendah gula atau tanpa gula sama sekali.

Terkait jumlah kandungan kafein dalam minuman berenergi, Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Pelni, dr. Jovita Amelia, Sp.GK. mengatakan, ini bisa melebihi 1600 mg atau empat kali lipat dari anjuran yang disarankan pakar kesehatan.

Baca Juga: Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Cerah Berawan, BMKG : Jakarta dan Manokwari Hujan Ringan

Sementara untuk gula, umumnya sekitar 40 gram, yang artinya pengonsumsi minuman energi hanya boleh menambah 10 gram lagi untuk mencukupi kebutuhan harian. Merujuk pada Kementerian Kesehatan, batas konsumsi gula harian per hari sebaiknya tak lebih dari 50 gram atau setara 4 sendok makan per orang per hari.

"Kafein jumlah tinggi, bisa menimbulkan anxietas, insomnia, tekanan darah tinggi, gangguan irama jantung dan kelainan jantung lainnya. Gula berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan terutama untuk pasien diabetes dan jika sering diminum serta berlebihan dapat menimbulkan obesitas," demikian ujar Jovita.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mi Hot Plate, Lezat Disantap Saat Masih Panas

Senin, 16 Mei 2022 | 20:56 WIB

Manfaat Yogurt untuk Tubuh Saat Berpuasa

Kamis, 28 April 2022 | 17:15 WIB
X