• Rabu, 5 Oktober 2022

Beternak Secara Tak Halal 4: Tiga Tuyul Diikat Tangannya dan Digantung di Blandar

- Jumat, 6 Mei 2022 | 22:10 WIB
Tuyul diikat di blandar (Ilustrasi Sibhe)
Tuyul diikat di blandar (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Pada tengah malam Selasa Kliwon di rumah Pak Marmadiharja terjadi kehebohan. Terdengar jeritan anak kecil meronta ronta : “Tolong tolong lepaskan”

Tetangga berdatangan ke rumah Pak Marmadiharja. Semua mendengar jeritan itu tetapi tidak melihat wujudnya.

Kyai Tanda Semedi dan Pak Marmadiharja melihat 3 tuyul yang kakinya diikat tergantung di blandar kepalanya di bawah kakinya di atas.

Baca Juga: Beternak Secara Tak Halal 1: Dari Ternak Kambing Beralih ke Ayam, Karyawan Curiga dengan Telur yang Dihasilkan

Kyai Tanda Semedi mendekat Tuyul itu dan bilang : “Rasakno mati kowe mati kowe”. Sambil memukul kepala Tuyul itu dengan galih asem.

Tiga Tuyul itu terus meronta ronta. Bersamaan itu di rumah Pak Utama juga terjadi kehebohan.

Pak Utama kejang kejang dan menjerit: “Tolong tolong tolong”. Tetangganya berdatangan dan
menolongnya.

Pak Utama memukul-mukul kepalanya sendiri. Orang-orang yang datang bingung bagaimana menolongnya.

Sedangkan 3 Tuyul di rumah Pak Marmadiharja oleh Kyai Tanda Semedi diikat tangannya dan ditanya: “Kamu anaknya siapa mengambil uang Pak Marma itu?”

Mereka menjawab : “Anaknya Pak Utama”.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X