KERIS, WARISAN DUNIA BERNILAI ADILIHUNG (7) – Banyak Relief Candi Ungkap Keris

Baca juga : Keris, Warisan Dunia Bernilai Adilihung (1) – Tak Ada Duannya di Muka Bumi

Baca juga : Keris, Warisan Dunia Bernilai Adilihung (2) – Keris Mpu Gandring Melegenda

Baca juga : Keris, Warisan Dunia Bernilai Adilihung (3) – Condong Campur Dibuat Seratus Empu

Baca juga : Keris, Warisan Dunia Bernilai Adilihung (4) – Dipengaruhi Budaya Tiongkok

Baca juga : Keris, Warisan Dunia Bernilai Adilihung (5) – Keris Buda Awal Kelahiran Keris

Baca juga : Keris, Warisan Dunia Bernilai Adilihung (6) – Terungkap Dalam Berbagai Prasasti

 

Ilustrasi Banyak Relief Candi Ungkap Keris
Ilustrasi Banyak Relief Candi Ungkap Keris

PANGERAN Hadiwijaya raja Pajang dikenal ahli strategi. Beliau tahu Penangsang mempunyai kuda jantan jenius bernama Gagak Rimang yang memiliki satu batin dengan tuannya. Kemana pun penunggang memikir tentang tujuan, kesana juga Gagak Rimang berlari tanpa harus dikendalikan.

Terkait dengan masalah ini, Hadiwijaya menyuruh Danang Sutowijaya menantang Arya Penangsang di saat musim berahi kuda dan menyuruh Danang memakai kuda betina. Strategi lainnya, Danang disuruh datang terlebih dahulu dan mengambil posisi di atas bukit agar mudah mengincar Penangsang.

Pada hari-H, Danang sudah berada di lereng bukit bagian atas terlebih dahulu. Ketika Penangsang datang, kudanya yang secara alami berada di puncak birahi, melihat kuda betina tunggangan Danang menjadi tidak terkendali. Pada kondisi seperti ini dengan mudah Danang dapat menusukkan tombak Kyai Plered ke perut Arya Penangsang.

Tombak bertuah ini berhasil merobek badan kebal Penangsang dan mengakibatkan ususnya terburai. Walau pun mengalami luka parah dan amat kritis seperti ini, Arya Penangsang kembali tegak berdiri dan menguntaikan ususnya ke gagang keris sendiri dan berlari mendekati Danang.

Ketika dekat, Aryo Penangsang menarik kerisnyagnya. Sayang, Aryo Penangsang lupa kalau ada ususnya sendiri di situ, maka ketika keris tercabut justru memutus ususnya sendiri. Dan berakhirlah riwayat adipati gagah berani.

Banyak ragam keris buda atau keris kuno yang melegenda, menyisakan berbagai kisah menarik. Hal itu tidak hanya diketahui dari berbagai cerita sejarah dan prasasti seperti Prasasti Karangtengah (824 M) dan Prasasti Poh (904 M). Dalam kedua prasasti itu sebutan keris sudah dituliskan.

Gagang dan warangka keris dari kayu berkualitas
Gagang dan warangka keris dari kayu berkualitas

Pada tahun yang lebih muda, masih banyak lagi candi dengan reliefnya telah menggambarkan adanya keris. Relief rendah di Candi Penataran, Blitar, misalnya, menunjukkan  relief keris yang di bagian hulu senjata tidak simetris dan bilah yang langsing menunjukkan ciri keris modern.

Dalam pengetahuan perkerisan Jawa (padhuwungan), keris dari masa pra-Kadiri-Singasari dikenal sebagai keris Buda atau keris sombro. Keris-keris ini tidak berpamor dan sederhana. Keris Buda dianggap sebagai bentuk awal keris modern. Contoh bentuk keris Buda yang kerap dikutip adalah keris keluarga Knaud dari Batavia yang didapat Charles Knaud, seorang Belanda peminat mistisisme Jawa, dari Sri Paku Alam V. (JB Santoso)

Read previous post:
Truk aneh itu, membawa para hantu yang ingin pesiar ke kota
CERITA MISTERI – Paket Kiriman Guci Misterius

SIANG itu hape Johan (bukan nama sebenarnya) berbunyi, diperhatikan notifikasinya ternyata sebuah order untuk mengantar paket. Sudah tujuh bulan ini

Close