Nutrisi yang tepat mampu meningkatkan efektivitas terapi Penyakit Paru Obstruktif Kronis

- Kamis, 24 November 2022 | 09:30 WIB
Ilustrasi rontgen paru (pexel.com/Anna Shvets )
Ilustrasi rontgen paru (pexel.com/Anna Shvets )


HARIAN MERAPI – Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah kumpulan penyakit yang menyerang saluran pernapasan, berlangsung secara jangka panjang hingga menyebabkan penyempitan di saluran napas.

Saat ini, PPOK menduduki peringkat keempat sebagai penyebab kematian di dunia.

Asap menjadi penyebab utama PPOK, termasuk asap rokok, knalpot, serta polusi lain termasuk di lingkungan kerja.

Baca Juga: Deteksi Dini adalah Hal yang Sangat Penting untuk Penanganan Kanker Paru

“Gejala awal, biasanya batuk disertai produksi lendir yang cenderung produktif. Jika lendir semakin kental, maka penyempitan akan semakin hebat dan dapat mencetuskan sesak napas,” ujar Medical General Manager Kalbe, dr. Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, AIFO-K, dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk yang bertepatan dengan Hari PPOK sedunia 2022.

Dokter Dedy mengatakan bahwa penting melakukan upaya pencegahan PPOK, salah satunya dengan menggaungkan tema PPOK tahun 2022 ini yaitu Lungs for Your Life.

Baca Juga: Cara melindungi tulang dari osteoporosis yang lekat dengan silent disease

PPOK adalah penyakit yang bersifat irreversible. Dalam hal ini, apabila saluran pernapasan rusak, sulit untuk kembali seperti pada kondisi normal.

”Salah satu manifestasi yang sering dialami pengidap PPOK adalah gangguan gizi, atau dikenal dengan istilah malnutrisi. Penyebab utama penurunan berat badan pada PPOK adalah hilangnya napsu makan dan penurunan asupan makanan khususnya pada pasien dengan PPOK eksaserbasi akut. Otot pernapasan melemah karena penurunan asupan makanan dan peningkatan konsumsi energi,” tutur dr. Dedy.

Sering kali terapi PPOK hanya berfokus pada terapi obat, sedangkan perbaikan gizi kadang dilupakan. Padahal, nutrisi adalah faktor yang sangat mendukung keberhasilan terapi pasien PPOK, karena dengan status gizi yang baik imun tubuh menjadi kuat dan proses pemulihan juga akan lebih cepat.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sering Mengalami Mual? Ini Cara Mengatasinya

Minggu, 8 Januari 2023 | 15:33 WIB
X