• Selasa, 19 Oktober 2021

Gaya Hidup Tidak Sehat Meningkatkan Risiko Pria Terkena Kanker Prostat. Begini Penjelasannya

- Senin, 6 September 2021 | 17:48 WIB
Ilustrasi seseorang berkonsultasi masalah prostat  ((Shutterstock))
Ilustrasi seseorang berkonsultasi masalah prostat ((Shutterstock))

JAKARTA, harianmerapi.com - Gaya hidup tak sehat, termasuk diet tinggi kolesterol dan lemak ternyata meningkatkan risiko pria terkena kanker prostat. Walau belum ada yang menghubungkan kelebihan lemak dan kanker prostat, mengurangi jumlah lemak setiap hari bermanfaat membantu mengontrol berat badan dan membantu kesehatan jantung.

"Diet tinggi lemak, kolesterol menyebabkan risiko peningkatan kanker prostat," kata Ketua Prostate Awareness Month sekaligus dokter spesialis urologi dari Universitas Indonesia, dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU(K), PhD dalam diskusi media, Senin (6/9/2021).

Pakar urologi di Arthur Smith Institute for Urology, New Hyde Park, Dr. Michael Schwartz juga sepakat mengenai pola diet tak sehat berhubungan dengan munculnya masalah kesehatan termasuk kanker.

Dia mengatakan, diet tinggi lemak hewani dan rendah serat dikaitkan dengan sindrom metabolik yakni kumpulan kondisi termasuk obesitas perut, peningkatan kadar gula darah dan tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Pemerintah Akan Terus Mensosialisasikan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Ini Tujuannya

"Sudah lama diketahui jenis diet ini dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung, stroke, dan berbagai jenis kanker," kata dia seperti dikutip dari WebMD.

Risiko kematian pasien kanker prostat pun meningkat bila masih menerapkan pola makan seperti itu, ungkap sebuah studi dalam jurnal Cancer Prevention Research pada Juni 2015.

Dalam studi itu, Jorge Chavarro dan tim dari Harvard School of Public Health mempelajari kebiasaan makan pria yang terkena kanker prostat, termasuk diet tinggi daging merah dan olahan, produk susu tinggi lemak dan biji-bijian.

Mereka menemukan, para partisipan yang mendapat skor tertinggi dalam hal kebiasaan makan tinggi lemak sekitar 2,5 kali lebih mungkin meninggal karena kanker prostat dan 67 persen lebih mungkin meninggal karena sebab apa pun, ketimbang pria yang mendapat skor terendah pada diet tak sehat.

Baca Juga: Tersinggung Ucapan Teman, Buruh Ini Sabetkan Pedang dengan Membabi-buta

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jaga Tumbuh Kembang Anak untuk Mencegah Stunting

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:07 WIB

Petai Hindarkan Sembelit dan Hipertensi

Senin, 11 Oktober 2021 | 19:08 WIB
X