Komisi XI dukung pemerintah naikkan cukai rokok, maksimal tujuh persen, ini alasannya

- Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:30 WIB
ANTARA  (FOTO/Yusuf Nugroho)
ANTARA (FOTO/Yusuf Nugroho)


HARIAN MERAPI - Ini yang ditunggu-tunggu petani tembakau di seluruh Tanah Air terkait harga cukai rokok.


Masalah kenaikan harga cukai rokok yang dikeluhkan petani tembakau ini telah dibahas di Komisi XI DPR RI.


Lima dari sembilan fraksi di Komisi XI DPR RI mendukung rencana Pemerintah menaikkan cukai rokok dengan angka maksimal tujuh persen agar tidak menimbulkan rentetan dampak lain.

Baca Juga: Penahanan Bupati Pemalang nonaktif diperpanjang selama 30 hari, ini kasusnya

"Kenaikan cukai rokok memang dibutuhkan untuk memperkuat penerimaan dalam APBN, tapi kenaikan tersebut perlu dibatasi," kata Anggota DPR Amir Uskara dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan kenaikan cukai terlampau tinggi akan berdampak signifikan. Kesempatan kerja di sektor industri hasil tembakau juga akan terkena imbas, mulai dari petani, sektor industri pengolahan tembakau, hingga para pedagang kaki lima.

"Karena itu, untuk tahun 2023 disarankan batas maksimum kenaikan cukai rokok adalah di kisaran tujuh persen," tambahnya.

Baca Juga: Longsor di Purbalingga, polisi bersama warga gotong royong tangani longsor

Jika dasar yang digunakan dalam menaikkan cukai rokok ialah untuk menurunkan prevalensi perokok, menurut dia, hal itu juga tidak relevan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pay Changer jajaki pasar di Indonesia

Senin, 23 Januari 2023 | 08:00 WIB
X