• Jumat, 30 September 2022

Pengamat yakin Pemerintah telah menyiapkan paket kebijakan baru menyusul dihentikannya Program PEN tahun 2023

- Senin, 8 Agustus 2022 | 16:40 WIB
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto meyakini Pemerintah telah menyiapkan program pengganti PEN (Antara)
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto meyakini Pemerintah telah menyiapkan program pengganti PEN (Antara)

HARIAN MERAPI - Sejumlah pengamat memprediksi, pemerintah akan menyiapkan paket baru sebagai pengganti Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

PEN sendiri tidak akan berlanjut di tahun 2023, seiring melandainya kasus Covid-19 di Tanah Air dan membaiknya pemulihan ekonomi nasional.

“Saya rasa pemerintah tidak akan gegabah menghilangkan begitu saja Program PEN tanpa adanya pengganti. Saya yakin pemerintah akan tetap melakukan mitigasi ketidakpastian kondisi ekonomi di tahun depan,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Teguh Dartanto, Senin (8/8/2022).

Baca Juga: Petani garam di Pantai Dadapayam Saptosari Gunungkidul berhenti berproduksi, ternyata ini alasannya

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan, tahun 2023 akan sangat menantang dalam segi ekonomi.

“Kondisi perekonomian global yang sedang mengalami stagflasi dan menuju resesi cepat atau lambat dampaknya akan merambat ke dalam negeri dengan kenaikan harga energi dan produk makanan dan Industri serta pelemahan ekonomi domestik,“ jelas Teguh.

Sementara itu, di Indonesia tahun 2023 adalah tahun politik, jelang Pemilu 2024.

“Tahun 2023 sudah memasuki tahun politik, sehingga hampir tidak mungkin pemerintah akan melakukan perubahan drastis dalam kebijakan ekonominya. Saya rasa akan tetap ada program pemulihan ekonomi dalam bentuk-bentuk lain atau reorganisasi yang sudah ada saat ini,“ ujar Teguh.

Meski akan memasuki tahun politik, pemerintah diharapkan untuk tetap memperhatikan aspek ekonomi daripada politik daripada anggaran.

Baca Juga: PD Muhammadiyah Bantul gelar seni dan budaya songsong Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X