• Kamis, 29 September 2022

Petani garam di Pantai Dadapayam Saptosari Gunungkidul berhenti berproduksi, ternyata ini alasannya

- Senin, 8 Agustus 2022 | 16:25 WIB
Lokasi pembuatan garam oleh petani garam di Pantai Dadapayam Gunungkidul. (Dokumen kelompok petani garam)
Lokasi pembuatan garam oleh petani garam di Pantai Dadapayam Gunungkidul. (Dokumen kelompok petani garam)

HARIAN MERAPI - Petani garam Pantai Dadapayam Kalurahan Kanigoro, Saptosari Kabupaten Gunungkidul untuk sementara berhenti berproduksi.

Ketua Kelompok Budidaya Garam Dadap Makmur di Pantai Dadapayam Triyono mengatakan, pembuatan garam menjadi inovasi yang dilakukan warga Pantai Dadapayam, Padukuhan Gebang, Kalurahan Kanigoro sebenarnya sudah dirintis petani garam sejak tahun 2017.

Usaha ini sempat menjadi pengharapan besar bagi masyarakat petani garam yang masuk dalam kelompok ini untuk memperbaiki kesejahteraan.

Baca Juga: Polres Temanggung amankan suami-istri penjual obat daftar G, sebanyak 14.540 butir pil disita

"Tetapi lantaran masih ada kendala krusial kegagalan menembus pasar dan harga jual tidak sebanding dengan operasional maka produksi dihentikan,” katanya Senin (8/8/2022).

Diakuinya bahwa produksi garam yang dilakukan kelompok sempat bertahan selama beberapa tahun namun warga akhirnya menyerah dan untuk sementara waktu menghentikan aktivitas pembuatan garam.

Kelompok budidaya kemudian mengembalikan pengelolaan tersebut ke Kalurahan Kanigoro. Dengan demikian kini sudah tidak produksi.

Baca Juga: Ekraf Indonesia kalah dari Korsel, Sandiaga Uno minta kurangi nonton drakor, perbanyak lihat dangdut koplo

Bahkan banyak anggota kelompok yang akhirnya memilih mengundurkan diri. "Sudah sejak 2021 lalu aktivitas pembuatan garam dihentikan,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Artikel Terkait

Terkini

X